Skip to main content

Babinsa Koramil 0824/09 Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Santri Ponpes Al Ikhlas Ds Curah Takir


TEKS FOTO: Kapten Serda Suharyanto saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan. *hariancentral.com-Ist 

JEMBER-hariancentral.com: Pondok Pesantren (Ponpes) masih menjadi salah satu pilihan dalam pembinaan dan pendidikan anak di Kabupaten Jember hal tersebut terbukti dengan adanya sekitar 350 Pondok Pesantren yang tersebar di wilayah Kabupaten Jember.

Dengan kondisi tersebut tentunya keberadaan generasi bangsa yang berada di pondok-pondok tersebut perlu mendapatkan perhatian yang sama dengan sekolah-sekolah umum lainnya, demikian halnya pemberian materi wawasan kebangsaan dari Koramil Jajaran Kodim 0824 yang juga menembus pondok-pondok tersebut dalam rangka memberikan pembekalan kepada generasi bangsa sekaligus menangkal faham radikalisme dan terorisme.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Ds Curah Takir Serda Suharyanto, Kamis (03/08/2017) Pukul 09.00 WIB yang memberikan materi wawasan kebangsaan kepada 70 orang santri yang rata-rata berusia 10-15 tahun, santri Ponpes Al Ikhlas Dsn Ponco Ds Curah Takir Kec Tempurejo Jember.

Di Ponpes yang diasuh oleh Ustad Amali tersebut Kapten Serda Suharyanto mengajak adik-adik untuk rajin belajar, menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan pengajar sebagai bekal kelak sebagai generasi penerus bangsa.

Lebih lanjut juga disampaikan bagaimana perkembangan global saat ini dimana penyebaran informasi sudah tidak terbatas dan mampu menembus dunia melalui internet, untuk itu adik-adik hendaknya mampu memanfaatkannya secara positif adanya perkembangan tersebut, hindari konten-konten yang membahayakan dan merugikan diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara, jangan mudah percaya isu-isu yang berkembang di dunia maya melalui media sosial, apalagi yang bernada menghasut, menghina kelompok tertentu bahkan memprovokasi pada faham radikal maupun teroris.

Disampaikan pula bahwa bangsa Indonesia merdeka dari hasil perjuangan para pahlawan dari situ berarti kita adalah bangsa pejuang, bangsa ksatria, bangsa yang penuh jiwa patriotisme. "Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya dan prestasi kita sebagai generasi bangsa sesuai profesi masing-masing, yang pelajar belajar yang baik, yang santri menjadi santri yang baik, yang bekerja, bekerja yang baik demi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Serda Suharyanto.

Pengasuh Ponpes Al Ikhlas Ust Amali saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan tersebut dan dirinya merasa berterima kasih kepada P Suharyanto yang telah memberikan wawasan tambahan kepada santrinya, apalagi menyangkut wawasan kebangsaan yang sangat penting untuk dipahami oleh generasi bangsa.

Komandan Kodim 0824 Jember letkol Inf Rudianto dalam konfirmasinya terkait pelaksanaan kegiatan jajarannya menyampaikan apresiasinya, hal tersebut sudah saya perintahkan kepada jajaran untuk dilaksanakan kepada semua elemen masyarakat termasuk santri pondok pesantren.

Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Ust Amali atas pemberian waktunya kepada jajarnnya untuk menyampaikan wawasan kebangsaan, sekaligus berharap agar keberadaan pondok pesantren selalu mendukung kegiatan tersebut agar generasi muda kita memahami kondisi yang dihadapi, dan sekaligus keberadaan pesantren mampu menjadi filter terhadap berkembangnya faham-faham radikal dan terorisme yang mengancam keutuhan NKRI. *SIS24


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…