Pembantai Rasmi Rasita Br Ginting Belum Berhasil Ditangkap Polisi

Share it:


TEKS FOTO: Rasmi , Emmya, Maranata. *hariancentral.com-Ist

PANCURBATU-hariancentral.com: Rasmi Rasita Br Ginting (36) tewas dengan belasan luka bacokan di sekujur tubuhnya, Kamis (29/6/2017) sekira pukul 02.00 WIB di gubuk tempat tinggalnya Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang. Dua anaknya, Emmya Br Gurusinga (16) dan Wiranata Gurusinga (7) juga tidak luput dari bacokan, tapi luput dari maut meski keduanya juga tidak luput dari bacokan.

Pelakunya disebut-sebut bernama Dias Tarigan alias Batu (26), bertempat tinggal tidak menetap dan belum diketahui sejauh mana hubungannya dengan korban. Sebab korban Rasmi Rasita Br Ginting sudah cerai dengan suaminya Jeki Gurusinga warga Desa Rambung Baru, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang dan sekarang tinggal di kawasan Sei Sikambing Medan.

Dinihari itu sebenarnya ada enam keluarga yang tinggal di gubuk berdinding tepas dan berlantai tanah serta beratap rumbia di Jalan Karya, Dusun 3, Gang Muslimin, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang. Namun dua orang diantaranya yakni seorang anaknya dan seorang neneknya sedang tidak berada di rumah karena menjenguk salah seorang keluarga yang sakit.

Tiba-tiba Emmya lari sambil teriak menuju rumah Jendalit Karosekali di kawasan itu. Emmya yang datang dengan berlumuran darah memberitahukan kepada Jendalit bahwa ibunya Rasmi dan adiknya Wiranata dibacoki Batu dan diduga sudah meninggal. Mendengar penuturan Emmya, Jendalit mebangunkan warga lain lalu secara bersama-sama bergerak menuju tempat kediaman korban.

Disana warga menemukan Rasmi yang dalam keadaan hamil tujuh bulan sudah tidak bernyawa lagi dengan sejumlah luka-luka di tubuhnya. Sedangkan Wiranata terkapar berlumuran darah. Setelah diberitahukan warga kepada Kepala Desa Baru Stefanus Tarigan, korban yang masih hidup segera dilarika ke RSUP H Adam Malik Medan guna diberikan pertolongan.

Tak lama kemudian setelah dilapori, Kapolsekta Pancurbatu Kompol Frido Gultom bersama anggotanya meluncur ke lokasi kejadian. Setelah melakukan olah TKP selanjutnya memboyong jenazah Rasmi ke RS Adam Malik untuk diautopsi. Sedangkan Batu sudah duluan melarikan diri sebelum warga datang. Lalu siapa sebenarnya Batu...?. Benarkan suami Rasmi atau sebatas teman dekat.

Pembantaian itu diduga dipicu rasa cemburu Dias alias Batu terhadap Rasmi Rasita. Ia menduga, korban memiliki hubungan spesial dengan pria lain sehingga pelaku kalap dan menghabisi nyawa Rasmi.

Pembunuhan yang cukup sadis ini sempat membuat kawasan tempat tinggal korban jadi gempar. Salah seorang warga menyebutkan kalau Batu belakangan tinggal di salah satu Masjid di kawasan itu. Bahwa diawal Ramadan lalu Batu ikut bersama rombongan majelis taklim ke Dusun II Tembengen, Desa Kwala Lau Bicik, Kecamatan Kutalimbaru. Diharapkan kepada pihak Kepolisian dapat secepatnya menangkap Batu sehingga dapat diketahui motif pembunuhan tersebut. *STAR-UBR





Share it:

daerah

Hukum

Kriminal

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

Medan-HarianCentral.com: