Skip to main content

Nekad Mencuri Perhiasan, Majikan Laporkan Pembantunya Ke Polisi

TEKS FOTO: Pelaku pencuri perhiasan saat diamankan di Polsek Sunggal. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Nekad mencuri Perhiasan majikan, seorang Pekerja Rumah Tangga (PRT) bernama Hanifah alias Marni (34) warga penduduk asal Desa Benteng Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara terpaksa berurusan dengan Kepolisian Sektor Medan Sunggal.

Pasalnya, ia nekat mencuri perhiasan emas di rumah majikannya, Amrik Singh (40) warga Jalan Bunga Asoka Nomor  39 Asam Kumbang Medan Selayang.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SH.SIK.MH saat dikomfirmasi, membenarkan pihaknya mengamankan seseorang Pekerja Rumah Tangga (PRT) dikarena nekad mencuri perhiasan di rumah majikannya, Kamis (13/7).

“Benar , tersangka diserahkan korban karena mencuri kalung emas miliknya, pada Minggu, (9/7),” kata Daniel.

Saat dikonfirmasi Daniel menjelaskan, pelaku beraksi mencuri perhiasan kalung emas disaat majikannya sedang tidak berada di rumah. “Nah, saat pulang ke rumah, korban tidak menemukan tersangka, karena curiga, sang majikan langsung memeriksa barang miliknya,” pungkasnya Daniel.

Setelah memeriksa barang miliknya, Daniel mengungkapkan, korban tidak menemukan kalung emas yang mulanya disimpan di dalam lemari. “Tidak rela menjadi korban pencurian, korban langsung melaporkann peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Sunggal,” ungkapnya.

Pelaku dijemput dari kediamannya di Kabupaten Batubara lalu diserahkan ke Mapolsek Sunggal oleh korban.

Sementara itu, tersangka sendiri mengakui telah mencuri perhiasan milik korban. “Usai mencuri, aku langsung pulang ke kampung dan akhirnya dijemput korban lalu diserahkan ke Mapolsek Sunggal,” akunya.

Pantauan di Mapolsek Sunggal, selain mengamankan tersangka, Polisi juga meyita dua kalung emas, dua buah cincin dan mainan kalung sebagai barang bukti.

Tersangka saat diperiksa mengakui perbuatannya kepada Polisi saat diperiksa,"pasal yang disangkahkan tersangka sendiri dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama lamanya tujuh tahun penjara," ucap Kapolsek Sunggal. *MRH


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…