Skip to main content

Modus Tanya Harga Laundry, Maling HP Babak Belur



TEKS FOTO: Roni Sinulingga saat diamankan di Polsek Medan Baru

MEDAN-hariancentral.com: Roni Sinulingga (42) warga Perumahan Marcopolo, Simalingkar B ini. Berpura-pura menanyakan harga laundry, ternyata pria pengangguran ini mengincar Handphone, berniat dan merencanakan pencurian.

Akibat ulahnya, pelaku babak belur dihajar warga dengan cara digebuki, dilempari batu dan dipaksa masuk parit, Senin (10/7) sekira pukul 14.30 WIB, di Jalan Pembangunan, Dr Mansyur Medan.

Personil Polsek Medan Baru mengetahui peristiwa tersebut langsung turun ke lokasi kejadian dan selanjutnya membawa tersangka untuk proses hukum.

Begitu juga korban, Fika Rambe (24) warga Jalan Pembangunan Medan diarahkan untuk membuat laporan pengaduan di kantor Polisi.

Dihimpun di Polsek Medan Baru, tersangka sebelumnya diduga sudah berniat dan merencanakan pencurian itu sengaja datang ke usaha Laundry "Lagundri Prehs" yang kebetulan dijaga Fika Rambe.

Tersangka Roni Sinulingga berpura-pura menanyakan harga jasa Laundry. Korban Fika Rambe atas pertanyaan dan mengira adalah pelanggan selanjutnya menjawab harga satu kilonya pakaian dihargai Rp 6000.

Disini, Roni dengan celingak-celinguk memperhatikan sekeliling dan melihat HP Lenovo seharga Rp700 ribu yang terletak dan langsung mengambil Hp korban dan berlalu pergi.

Ulah tersangka membuat korban heran, ternyata Hpnya sudah hilang. Menilai hal itu, Fika Rambe sengaja memanggil sembari menanyakan Hp miliknya. Tersangka Roni Sinulingga yang mendapat pertanyaan itu berusaha kabur. Spontan Fika Rambe langsung berteriak maling hingga mengundang perhatian seluruh warga sekitar.

Tanpa dikomandoi, warga langsung mengejar. Sembari berlari, Roni Sinulingga sengaja membuat barang bukti Hp ke parit. Disini, tersangka yang berkilah bahwa tidak ada melakukan pencurian membuat warga emosi dan langsung menghajar pelaku dan dipaksa masuk parit untuk mengambil Hp tersebut.

Amukan warga dengan beringas dan melempari tersangka didalam parit dengan batu. Personel Polsek Medan Baru yang mengetahui peristiwa itu selanjutnya turun ke lokasi dan mengamankan tersangka dari amukan massa.

Kapolsek Medan Baru Kompol Hendra Eko Triyulianto SiK SH didampingi Kanit Reskrim Iptu Arrya Nusa Hindrawan SH membenarkan adanya peristiwa tersebut dan kini pihaknya sudah mengamankan tersangka. *MRH



Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…