Skip to main content

Menteri Pariwisata Buka Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2017

TEKS FOTO: Pentas Utama Taman Mejuah-juah Berastagi saat dibenahi menyambut Event Festival Bunga dan Buah Tahun 2017. *hariancentral.com-Bernard Pangab

KABANJAHE-hariancentral.com: Festival Bunga dan Buah Tahun 2017 akan dilaksanakan mulai Kamis (6/7) bertempat di Taman Mejuah-juah Berastagi yang direncanakan akan dibuka Menteri Pariwisata RI dan dihadiri para Pejabat Pemprovsu dan para putra daerah Karo yang sukses di Jakarta serta daerah lainnya yang akan berlangsung selama empat hari (Minggu (9/7).

Demikian hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Wabup Karo, Corry S Sebayang, Dandim 0205 Tanah Karo Letkol Agustatius Sitepu, Asisten I Suang Karo-Karo yang sekaligus sebagai Ketua Panitia, Kadis Pariwisata Karo Mulia Barus kepada sejumlah wartawan, Selasa (4/7) pada acara Temu Pers di Gedung Budaya Pemkab Karo di Kompleks Taman Mejuah-juah Berastagi.

Lanjut Mulia Barus, kegiatan ini adalah kalender Dinas Pariwisata Karo yang segala anggaran dan biaya kegiatan ditampung dalam anggaran APBD Karo dan untuk tahun 2017. "Diadakan delapan lomba diantaranya, Lomba Sado Hias, Lomba Kontingen, Lomba merangkai Bunga, Lomba Fotografer, juga pelaksanaan hiburan dan karnaval pawai sepanjang satu km di kota Berastagi dari kontingen 17 Kecamatan ditambah lembaga lainnya dan semua kegiatan dipusatkan di Taman Mejuah-juah Berastagi dengan penampilan beberapa pameran menarik merangkai bunga dan buah," ungkap Mulia Barus.

Tambahnya, acara berlangsung selama empat hari dan dimulai pada Kamis (6/7) pukul 10.00 WIB dilepas konvoi mobil hias dari Lapangan DPRD Kab Karo di jalan Veteran Kabanjahe menuju lokasi Festival Bunga dan Buah.

Konvoi mobil hias bergaung dengan tim karnaval di depan Jambur Taras Berastagi yang selanjutnya beriring-iringan menuju Taman Mejuah-juah melintasi Podium Kehormatan yang telah dipersiapkan di depan Kantor Pos Berastagi di jalan Veteran sekitar Bundaran Tugu Perjuangan Berastagi.

Pada kesmepatan ini, pihaknya mengundang seluruh warga masyarakat Karo dan luar daerah untuk datang menghadiri festival ini untuk dapat memberikan edukasi dan hiburan yang positif bagi bangsa Indonesia khususnya Tanah Karo.

Untuk mendukung usaha masyarakat Karo sesuai dengan muatan lokal akan produk bunga dan buah serta perekonomian warga masyarakat membangun bangsa Indonesia secara utuh dan konsekwen," ujar Mulia Barus mewakili Panitia pelaksana. *BER


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…