Skip to main content

Foto Pelaku Pembunuhan Janda Dua Anak Disebar Polisi

TEKS FOTO: Emmya br Ginting yang sudah diperkenankan pulang ke rumah oleh dokter RSUP H Adam Malik Medan. *hariancentral.com-Syamsul Bahri Star

PANCURBATU-hariancentral.com: Setelah seminggu tersangka pembantai janda dua anak belum terungkap, Polsekta Pancurbatu sebar foto Diaz Tarigan alias Batu (30) tersangka pembantai Risma Rasita br Ginting, warga Dusun III, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang. Peristiwa pembunuhan itu terjadi seminggu lalu sekitar pukul 02.00 WIB di rumah reot berdinding tepas, berlantai tanah dan beratap rumbia sebagai tempat tinggal korban.

"Akibat belum tertangkapnya Diaz Tarigan oleh Polrestabes Medan dan Polsekta Pancurbatu, membuat warga Desa Baru Pancurbatu jadi resah," ujar A Manjorang warga setempat kepada wartawan, Kamis sore (6/7).

Dijelaskannya lagi, seminggu yang lalu salah seorang warga Perumahan Milala, Desa Namo Bintang terkejut, pasalnya dia didatangi oleh pelaku, sekitar Jam 03.00 WIB, disaat lagi menyusun barang dagangannya kedalam keranjang. “Waktu itu dia didatangi pria yang diduga Diaz sembari menenteng sebilah parang meminta jambu. Melihat itu, warga tadi pun langsung masuk kedalam rumahnya karena ketakutan,” ujar Manjorang.

Dibeberkannya lagi, setelah dia pergi warga yang melihat sosok pria yang diduga Diaz itu pun memberitahukannya kepada warga sekitar dan menghubungi petugas Kepolisian Pancurbatu. “Begitu dapat laporan, petugas pun langsung menuju lokasi dan melakukan pengepungan disejumlah tempat yang dicurigai sebagai tempat persembunyian tersangka namun tidak membuahkan hasil,” ujar Manjorang. Untuk itu warga pun berharap agar Polisi bekerja lebih ekstra lagi untuk meringkus pelaku. Sebab dengan belum ditangkapnya pelaku mereka takut untuk keladang sendirian.

Kapolsekta Pancurbatu Kompol Frido Gultom saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini masih terus memburu Diaz Tarigan alias Batu yang diduga sebagai pelaku tunggal pembunuhan terhadap Risma Rasita br Ginting.

“Kita juga sudah menyebarkan foto pelaku dibeberapa tempat yang dianggap sebagai tempat pelariannya. “Untuk itu kita berharap kepada masyarakat apabila melihat dan mengetahui keberadaan pelaku untuk segera menghubungi pihak Kepolisian atau Kepala Lingkungan dan Kepala Desa setempat,” ujar Frido. *STAR

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…