Skip to main content

Danramil 0824/14 Bersama Babinsa dan PPL dampingi Pok Tani Pelatihan Pembuatan Obat Pembasmi Jamur Padi



JEMBER-hariancentral.com: Danramil 0824/14 Panti Kapten Inf Agus Harijanto bersama Babinsa dan PPL Bu Yani S, Bu Umi dan Bu Tri Pamungkas melaksanakan pertemuan dengan Kelompok Tani Randu-1 Ds Serut Kec Panti Kab Jember, Rabu (12/7) Pukul 08.00 WIB.

Pada pertemuan tersebut Kapten Inf Agus Harijanto memberikan arahan agar petani lebih waspada terhadap berbagai hama yang mengancam tanamannya, karena pada saat seperti sekarang ini tanaman pada masa pertumbuhan sehingga sangat rawan terhadaps erangan hama penyakit atau organisme pengganggu tanaman (OPT).

Acara dihadiri oleh Babinsa Jajaran Ramil 0824/14 Panti, Kelompok Tani Randu-1 dan anggotanya sebanyak 25 orang memperhatikan dengan seksama arahan Kapten Inf Agus Harijanto, selanjutnya PPL Bu Yani S dalam arahannya berharap agar petani mampu mengenal gejala dini serangan jamur maupun bakteri, Petani mampu memahami dan dapat mengembangkan aneka sumber daya hayati untuk fungisida maupun bakterisida, Petani paham dan trampil membuat aneka formula fungisida dan bakterisida dalam mengantisipasinya.

Ketua Kelompok Moh Selvi Alamulhuda pada kesempatan tersebut juga menyampaikan terimakasih atas arahan yang diberikan selanjutnya terkait dengan pendampingan pada program ketahanan pangan ini yang melibatkan Koramil dengan Babinsanya, yang sangat membantu petani, karena ada pengarahan seperti ini baik menyangkut tehnis maupun antisipasi dan pengendalian hama sehingga kami petani sangat terbantu sekali.

Selanjutnya Bu Yani memperkenalkan cara membuat insektisida maupun fungisida organic yang sangat diajurkan dalam rangka mengurangi kandungan pengaruh kimia padat anaman pertanian, yaitu insektisida atau fungisida organic corinepeanibacilius yaitu racun pembasmi jamur padi dengan bahan isolate murnipeanibaciliussp, larutan PK, aquades, gula, minyak sayur dan entang, petani dan Babinsa yang hadir serius memperhatikan pemaparan Bu Yani terntang bagaimana cara pembuatannya hingga cara penggunaannya pada tanaman padi.

Hal tersebut merupakan pengetahuan bagi kita semua dimana bahan-bahan disekitar kita ternyata disamping dapat digunakan untuk obat bermanfaat pula dibidang pertanian, dan tentunya dengan pemakaian bahan organik akan lebih baik bagi kita yang mengkonsumsi hasil pertaniannya nanti.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto saat dikonfirmasi menyampaikan terimakasih kepada jajarannya dan unsur dinas Pertanaman Pangan yang telah melaksanakan tugas pendampingan dengan baik.
Upaya-upaya organic tersebut tentunya memberikan pengetahuan baru bagi kita semua, disamping bahannya mudah didapat, harganya murah dan menyehatkan petani serta hasil pertaniannya. *SIS24

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…