Skip to main content

Dandim 0824 Bersama Komunitas Off Roader Jember Pemanasan Di Mujan Ds Bintoro



JEMBER-hariancentral.com: Di Lingkungan Mujan Kelurahan Bintoro Kecamatan Patrang Kab Jember terdapat satu kawasan seluas 54 Hektar tanah milik Pemkab Jember tersebut sebelumnya dijadikan hutan produktif dengan ditanami sengon saja sehingga kurang memberikan manfaat kepada masyarakat Jember pada umumnya.

Lahan yang terdiri dari bukit dan lembah yang sangat bagus tersebut dapat melihat seluruh Kota Jember saat kita berada pada puncak ketinggiannya, sehingga sangat
bagus untuk kawasan wisata bagi masyarakat apabila didukung dengan perancangan dan konsep pembangunan yang memadai.

Berangkat dari rencana menjadikannya lahan tersebut menjadi destinasi wisata baru, Komandan Kodim 0824 Jember Minggu (16//7) Pukul 09.00 WIB mengajak para Off Roader yang ada Kabupaten Jember untuk bersama-sama melakukan pemanasan di lokasi tersebut.

Hadir pada kesempatan tersebut dr Abdu rohim (suami dr Hj Faida MMR Bupati Jember), Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto, Camat Patrang Moh. Rofiq Sugiarto, Danramil 0824/01 Kapten Inf Endro Bawono KH dan 30 untuk mobil off road dari berbagai komunitas diantaranya dari Raung Jember, Destroyer Jember, BKSD Jember dan lain-lain.

Kegiatan tersebut dikendalikan langsung oleh Letkol Inf Rudianto dengan membuka jalan disepanjang batas lahan yang rencananya akan dijadikan destinasi wisata Jember tersebut, melihat kondisi medannya tersebut para off roader sangat tertantang sekali ingin memacu mobilnya dan menjajal medan baru yang cukup panjang.

"Eka (35) salah satu off roader dari komunitas Destroyer Jember menyatakan ini baru medan yang menarik dan panjang, dengan kendaraan modivikasi Toyota kanvas merah yang dikendarainya, dia tidak sabar ingin melaju mengelilingi lahan tersebut mantap Pak Dandim," teriak Eka.

Komandan Kodim 0824 Jember saat dikonfirmasi usai acara tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka membantu Pemkab Jember mengawali pembangunan lahan tersebut dengan membuat jalan mengelilingi area 54 hektar di Lingkungan Mujan tersebut.

Ditegaskan bahwa dilokasi tersebut akan dibangun berbagai obyek wisata diantaranya ada kebun binatang mini, ada track untuk sepeda, ada lintasan untuk off road dengan berbagai medannya, untuk komunitas trail, ada sarana olah raga lainnya yang menyatu disatu tempat seperti ini,  sehingga tempat tersebut akan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik dari Kabupaten Jember sendiri, masyarakat dari kota disekitar Jember bahkan mampu menjadi destinasi alternative bagi touris manca negara.

Kita sebagai masyarakat Jember hendaknya memantu dan mendukung rencana Pemerintah Daerah tersebut, kalau bukan kita orang Jember siapa lagi yang akan memulainya, karena sekali lagi nantinya bermanfaat bagi kita semua, sekaligus sebagai ajang latihan dan pemanasan bagi off roader. *SIS24

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…