Skip to main content

Babinsa Menampu dan Karang Duren Dampingi Petani Kendalikan Hama Wereng Tanaman Padi Petani



JEMBER-hariancentral.com: Anggota Pok Tani dengan didampingi Babinsa dan PPL di lahan Poktani Sumber Bondo Ds Menampu Kec Gumukmas serta di Ds Karang Duren Kec Balung di lahan Poktani Subur-1, Poktani Subur-2 dan Poktani Budidaya dilaksanakan pengendalian hama Rabu (5/7) Pukul 07.00 WIB.

Babinsa Ds Menampu Koptu M Rois dan PPL Kisbiantoro yang mendampingi Poktani Sumber Bondo menjelaskan bahwa hama wereng mulai nampak menyerang sebagian kecil tanaman petani sehingga perlu adanya langkah pengendalian untuk itu hadir pada kesempatan tersebut Pennyuluh Pengendali Hama dari UPT Pertanaman Pangan Ir Eko S.

Demikian halnya yang dilakukan Serka Saiful Haqi Babinsa Karang Duren Kec Balung bersama PPL Sri Wulandari yang mendampingi Poktani Subur-1, Poktani Subur-2 dan Poktani Budidaya yang juga melakukan pengendalian hama wereng.

"Ketua Poktani Subur-1 Bapak Sukis saat dikonfirmasi disela-sela acara menyampaikan bahwa hama wereng saat ini sudah mulai menyerang sebagian kecil tanaman petani, dengan pendampingan intensif PPL dan babinsa, para petani sangat diuntungkan karena selalu diingatkan untuk mengantisipasi secara dini seperti ini sehingga serangan hama tidak meluas," ujarnya.

Danramil 0824/20 Gumukmas Kapten Inf Erwin Daud SPd serta Danramil 0824/22 Balung Kapten Inf Rochmanu dalam konfirmasinya juga membenarkan adanya kegiatan anggotanya tersebut untuk mengantisipasi serangan hama wereng agar tidak semakin meluas.

Kapten Inf Erwin Daud maupun Kapten Inf Rochmanu menjelaskan bahwa anggotanya telah diperintahkan untuk segera berkoordinasi dengan UPT terkait penanganan secara dini dan tepat terhadap serangan hama wereng tersebut.

Menyikapi kegiatan jajarannya Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto menyampaikan terima kasih kepada jajarannya yang telah melakukan tindakan cepat terhadap serangan hama wereng ini, bahkan dirinya memerintahkan kepada jajarnnya untuk semakin intensif pola pendampingannya dan jangan sampai serangan wereng tersebut meluas.

"Terkait dengan hama wereng yang mulai menyerang tersebut saat ditanyakan produksi musim tanam April-September ini apakah tidak terganggu, Letkol Inf Rudianto menjelaskan kita lihat dulu sejauh mana luas lahan yang diserang, kalau terganggu pastinya tetap terganggu, namun hingga saat ini masih terkendali dan saya tetap optimis untuk produksi panen nantinya masih normatif dalam mendukung program ketahanan pangan secara nasional," ucapnya. *SIS24

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…