Skip to main content

Babinsa Karang Duren dan Gumelar Bersama PPL Dampingi Poktani Memanen Padi

JEMBER-hariancentral.com: Babinsa Desa Karang Duren Serka Saiful Haqi dan Babinsa Desa Gumelar Sertu Suwito yang keduanya berada di wilayah Kecamatan Balung Kab Jember bersama PPL Minggu (9/7) Pukul 07.00 WIB melaksanakan pendampingan panen padi.

Pendampingan Babinsa bersama PPL Desa Karang Dauren di lahanmilik Poktani Subur-1 yang memanen padinya di lahan seluas 5,5 Hektar, selanjutnya Babinsa bersama PPL Desa Gumelar melaksanakan pendampingan di Poktani Sri Tanjung dengan luas lahan panen sekitar 10 Hektar.

Ketua Kelompok Tani Sri Tanjung Masudi saat diwawancarai disela-sela acara panen tersebut menyampaikan bahwa petan isangat berterimakasih sekali dengan adanya program ketahanan pangan melibatkan TNI melalui Babinsa ini, karena PPL sekarang lebih sering turun ke sawah bersama Babinsa sehingga kami selalu menerima bimbingan tehnis dari mereka dan tanaman kami terjaga dengan baik sehingga mengurangi serangan hama dan lain-lain yang mengganggu tanaman kami.
Bahkan saat panen ini kita disarankan untuk menggunakan mesin pemotong padi (comben) sehingga lebih cepat dan hemat biaya, saat ditanyakan hasil panennya Masudi menjelaskan bahwa untuk kali inistabil perhektarnya mencapaisekitar 9,5-10,5 Ton.

Komandan Koramil 0824/22 Balung Kapten Inf Rochmanu saat dikonfirmasi menegaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepada para Babinsaj ajarannya untuk mengawal dengan baik pertanian diwilayahnya, baik saat persiapan tanam hingga panen, sehingga petani tidak mengalami kendala.

Demikian halnya Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, terkait dengan program ketahanan dan pendampingan pertani anini dirinya sudah menyampaikan kepada jajarannya jangan sampai lengah oleh gangguan hama dan lain-lain yang mengancam gagal panen, adakan pendampingan lebih intensif jalin koordinasi dan komunikasi dengan PPL maupun UPT dan petani sendiri dengan baik agar terjaga produktifitasnya.

Saat ditanya kendala tahun ini Letkol Inf Rudianto menegaskan bahwa memang kendala pastinya selalu ada yaitu kebiasaan petani misalnya selalu mananam padi sepanjang tahun yang berdampak pada menurunnya unsur hara tanah dan lain-lain, gangguan wereng  yang mulai menyerang, namun kesemuanya itu dapat kita atasi dengan baik,
sehingga saya masih optimis mampu menjaga stabilitas produksi tahun ini syukur-syukur kalau meningkat, dalam menunjang program ketahanan pangan secara nasional. *SIS24

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…