TEKS FOTO: Wabup Karo Corry S Sebayang didampingi Ka.Puskesmas Berastagi dr Rahmendah Sembiring, Dandim Tanah Karo, Kacab Bank Sumut M Zaini Perangin-angin dan undangan lainnya foto bersama. *hariancentral.com-Bernard Pangab

BERASTAGI-hariancentral.com: Peringatan hari TB (Tuberculosis) sedunia tahun 2017 merupakan momentum gerakan masyarakat bebas TB, dimana kesadaran masyarakat tentang bahaya TB dilakukan melalui aksi gerakan Temukan TB Obati sampai Sembuh (TOSS TB).

Pemkab Karo bersama Bank Sumut Cabang Berastagi gelar peringatan hari TB se-Dunia tahun 2017 di Puskesmas Berastagi, Selasa (20/6). 

Kegiatan ini juga merupakan penemuan secara aktif dan passif sekaligus mendorong pasien TB agar berobat hingga sembuh. Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Microbacterium Tuberculosis (TB) yang menyerang paru-paru dan bagian tubuh lainnya yang penyebarannya sangat mudah yaitu melalui batuk, bersin dan bicara.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dandim 0205/TK Letkol Inf. Agustatius Sitepu, Kapolres TK AKBP Rio Nababan SIK, Pimpinan Bank SUMUT Kabanjahe Muhammad Zaini, Kasubbag Humas dan Pelaporan Setda Kab Karo Harun Surbakti SSTP, LSM “ Community TB Care Aisyiyah”, LSM HIV AIDS” Layanan Anak dan Keluarga”, LSM Medan Plus, sebagai pendukungang sebaya bagi ODHA/ OHIDHA, dan unit SAHIVA LPPM USU, serta Muspika Kec Berastagi.Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang dan undangan lainnya.

“Kepala Puskesmas Berastagi dr Rahmenda Sembiring. mengatakan kuman TB dapat mati dengan sinar matahari langsung tapi dapat bertahan hidup beberapa jam ditemnpat gelap dan lembab yang disebabkan lingkungan yang kurang bersih,” terangnya 

Dalam pidatonya, Wakil Bupati Karo menyampaikan bahwa penyakit TB harus menjadi pertimbangan dan perlu perhatian khusus dari pemerintah untuk dapat mencegah penyebaran penyakit ini.

“Marilah kita menjaga kesehatan bersama dan menjaga lingkingan kita agar kita bisa mengurangi resiko terkena penularan penyakit,“ ujar Wakil Bupati Karo.

Wakil Bupati karo berharap dengan peringatan hari TB sedunia tahun 2017 ini dapat kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit TB sehingga masyarakat peduli dan berperan aktif dalam penanggulangan TB.

“Semoga momentum ini adalah awal mula untuk kita memulai hidup sehat,” tegas Wakil Bupati Karo menutup pidatonya.

Acara ini merupakan acara seremonial yang dihadiri sekitar 200 orang yang dimeriahkan dengan pemberian buah tangan dari Bank SUMUT Berastagi, penyerahan bantuan dari donatur/ orang tua asuh bagi balita gizi buruk dan lucky draw dan acara hiburan lainnya. *BER



Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours