Anggota DPRD Kota Medan, Edward Hutabarat: Sosialisasi Perda No 5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan di Kota Medan

Share it:


TEKS FOTO: Anggota DPRD Kota Medan dari Partai PDIP, Drs Edward Hutabarat saat menjelaskan tentang Perda No 5 Tahun 2015, tentang penanggulangan kemiskinan di kota Medan. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Warga miskin di Kota Medan akan mendapatkan hak-haknya, setelah dikeluarkannya peraturan daerah (Perda) Kota Medan No 5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan. 

Setelah perda keluar, maka secepatnya Peraturan Walikota (Perwal) tentang penanggulangan kemiskinan tersebut juga akan dikeluarkan untuk diterapkan di Kota Medan. Demikian dikatakan oleh anggota DPRD Kota Medan, Drs Edward Hutabarat kepada dua ratusan tamu undangan yang menghadiri acara sosialisasi Perda No 5 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Kemiskinan, Minggu,(18/6) di Jalan Jangka Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah.

Kegiatan sosialisasi Perda Kota Medan No 5 Tahun 2015 tersebut juga dihadiri oleh Lurah sei Putih Barat, para Kepala Lingkungan, warga masyarakat, tokoh masyarakat, pengurus Karang Taruna Kota Medan dan Pengurus Partai PDI Perjuangan Kec.Medan Petisah.

Edward Hutabarat pada penjelasannya mengenai perda tersebut berharap nantinya seluruh tamu undangan dan masyarakat yang datang ke acara sosialisasi perda tersebut dapat mengetahui dan menjabarkan isi dari perda tentang penanggulangan kemiskinan tersebut kepada warga masyarakat lainnya.

“Pada perda No 5 tahun 2015 tersebut  pasal 12, sudah dijelaskan seluruhnya kriteria yang dimaksud dengan orang miskin, termasuk hak dan kewajibannya. Dipasal pada perda tersebut juga jelas disebutkan, pemerintah daerah berkewajiban menanggulangi kemiskinan. Disebutkan juga, masyarakat berkewajiban untuk berpartisipasi dalam peningkatan kesejahteraan dan kepedulian terhadap warga miskin di lingkungannya," jelas anggota Komisi B DPRD kota Medan tersebut.

Kepala lingkungan I Kelurahan Sei Putih Barat , Rabiati Lubis, pada sesi tanya jawab mengatakan agar Perda tentang penanggulangan kemiskinan tersebut dapat segera terealisasi dan terewujud langsung kepada warga masyarakat miskin terutama, warga miskin yang tinggal di Kelurahan Sei Putih Barat.
“ Di Kelurahan Sei Putih Barat ini, sangat banyak penduduk miskin. Selaku Kepala Lingkungan, saya berharap perda tentang penanggulangan kemiskinan tersebut segera di perwalkan sehingga dapat direalisasikan kepada masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Rabiati juga tidak lupa menanyakan kapan dilounchingkan perda tersebut. Menurutnya, semua isi dari Perda No 5 Tahun 2015 sangat berpihak kepada masyarakat miskin. “ Nantinya, seluruh warga miskin diharapkan dapat terverifikasi dan terbantu untuk biaya pendidikan sekolah, terutama di sekolah swasta. Apalagi keluhan anak sekarang, sangat membutuhkan pendidikan yang lebih baik,” sambungnya.

Untuk bantuan usaha, Kepling tersebut berharap dapat memberikan modal atau lapangan kerja baru, karena di Lingkungan I Kelurahan Sei Putih, masih banyak ibu-ibu yang bekerja mencari tambahan sebagai tukang cuci pakaian kerumah-rumah.

Lurah Sei Putih Barat, Deny Muktar Zebua SAP, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan sosialisasi perda No 5 tahun 2015 tentang penanggulangan kemiskinan tersebut. Dia berharap, masyarakat dapat mengetahu dan memahami perda tersebut sehingga program pemerintah dalam memberantas kemiskinan dapat terlaksana.

“Kegiatan sosialisasi Perda ini akan dapat memberikan penerangan kepada warga dan mereka dapat menyampaikan aspirasi kepada komuntasnya. Perda No 5 tahun 2015 tentang penanggulangana kemiskinan sudah disahkan, namun belum diperwalkan. Kita semua berharap perwal mengenai penanggulangan kemiskinan tersebut dapat segera dikeluarkan oleh Walikota Medan,” pungkasnya. *CAG
Share it:

Medan

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

Medan-Hariancentral.com: