Skip to main content

Sosialisasi Administrasi Kependudukan : Disduk Simalungun Capil Bagi-bagi Duit


 
TEKS FOTO: Para pegawai Disdukcapil disaat memberikan amplop diduga berisi lembaran uang sebesar Rp100.000. *hariancentral.com-Ist

SIMALUNGUN-hariancentral.com: Kegiatan sosialialisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Simalungun terkait administrasi e-KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta Lahir terindikasi hanya seremoni dan bagi-bagi uang Rp100.000 kepada setiap peserta.

Diperparah lagi, kegiatan yang mengambil tempat di Aula Kantor Kecamatan Girsang Sipanganbolon (Girsip), Senin (8/5) sekira pukul 11.00 WIB, dan Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Disdukcapil sebagai narasumber hanyalah dihadiri kalangan PNS, Tenaga Honorer, dan Pangulu serta Lurah.

Kabid Kependudukan Disdukcapil, Tiarli E Sinaga pada kesempatan ini menyampaikan, kegiatan sosialisasi tersebut untuk memaparkan adanya kebijakan tentang administrasi kependudukan yang baru di Tahun 2017.

"Ada kebijakan adminduk antara lain, pergeseran dari stelsel pasif menjadi stelsel aktif, perubahan asas peristiwa menjadi asas domisili, e-KTP berlaku seumur hidup, pelayanan adminduk tidak boleh dipungut biaya/gratis, pejabat dukcapil diangkat dan diberhentikan oleh Mendagri, data kependudukan untuk keperluan pembangunan dan pemerintahan menggunakan data Kemendagri," jelas Tiarli.

Selain itu, sambung Tiarli, setiap makam memiliki buku pokok pemakaman, pengurusan e-KTP dan akta kelahiran tanpa pengantar RT/RW, KRL/Desa, dan kartu identitas penduduk untuk semua usia yang disesuaikan dengan amanat pasal 58 ayat (4) UU Nomor 24-2013 tentang perubahan UU Nomor 23-2006 tentang administrasi kependudukan.

Kepada wartawan di lokasi, Kabid Pelayanan Disdukcapil Donal F Nainggolan menerangkan, kegiatan sosialisasi dilangsungkan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) termasuk Rp100.000 yang diberikan kepada masing-masing peserta adalah sah dan sesuai aturan.

Disinggung adanya keluhan warga dipungut bayaran disaat menguruskan e-KTP, KK, dan Akta Lahir, Donal mengelak dengan mengatakan, jikalau ada di Kecamatan kutipan itu adalah urusan mereka.

Dia juga menegaskan, di Disdukcapil Kabupaten Simalungun kutipan dimaksud tidak ada.

"Tolong tunjukkan orangnya yang mengaku dikutip, Disdukcapil akan mengenakan sanksi disiplin. Karena semua administrasi tidak dibenarkan dikutip biaya. Kalau ada kutipan di Kecamatan itu urusan mereka, kalau di Disdukcapil Simalungun tak ada kutipan. Tolong tunjukkan orangnya. Pihak kita akan kenakan pelanggaran disiplin, karena semua  administrasi kependudukan tidak dibenarkan ada kutipan," kata Donal membela diri

Kegiatan Dibuka Camat

Seorang peserta berinisial MTS kepada wartawan seusai mengikuti kegiatan sosialisasi administrasi tidak membantah ada menerima lembaran rupiah sebesar Rp100.000 sebagai biaya ganti ongkos transportasi.

"Sebelum kegiatan dimulai, masing-masing peserta mengisi dan menandatangani daftar hadir. Saat kegiatan berakhir, kami diberikan amplop berisi lembaran uang sebagai ganti ongkos transportasi," akunya.

Terpisah, Camat Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, James A Siahaan dari seberang telepon selulernya membenarkan adanya kegiatan sosialisasi digelar Disdukcapil di Aula kantor Kecamatan.

"Benar ada, sekira pukul 10.00 WIB dimulai. Saya yang membuka kegiatan tersebut," ujarnya singkat. *RED


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…