Pelaku Curanmor Diringkus Polisi

Share it:
TEKS FOTO: Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP MT Sagala didampingi KBO Sat Reskrim Iptu Sairik Panjaitan mengapit Amiruddin Sani Damanik, salah seorang pelaku pencurian sepeda motor. *hariancentral.com-Ist

TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Amiruddin Sani Damanik alias Sani (19), warga Jalan Gatot Subroto Km 5 Kelurahan Lubuk Raya Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi baru-baru ini ditangkap pihak Kepolisian Sat Reskrim Polres Tebingtinggi karena melakukan pencurian 1 unit sepeda motor Revo BK 3557 NAA bersama rekannya berinisial R yang hingga kini masih buron.

Pjs Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP M Arif Batubara melalui Kasubbag Humas, AKP MT Sagala didampingi KBO Sat Reskrim Iptu Sairik Panjaitan kepada wartawan. Rabu (3/5)mengungkapkan jika tersangka Sani bersama rekannya R melakukan pencurian sepeda motor Revo BK 3557 NAA milik Rahadian Bani Hakim (32) warga Jalan Diponegoro Kelurahan Rambung Kecamatan Tebingtinggi Kota.

Sepedamotor yang tengah diparkir dicuri dipinggir Jalan Tengku Hasyim Kompleks Pilar Mas Abadi Tebingtinggi pada Senin (17/4) lalu.

Sebelumnya, kedua tersangka yang berboncengan dengan sepeda motor Mio Soul warna hijau tanpa plat melintas di lokasi kejadian. Bagitu melihat sepeda motor korban yang tengah diparkir, pelaku R mengajak Sani untuk mengambil sepeda motor tersebut.

“Dengan mengunakan kunci letter L, pelaku R akhirnya berhasil mengambil dan membawa kabur sepeda motor Revo milik korban. Kedua pelaku selanjutnya menjual sepeda motor korban kepada seorang penadah warga Sipispis Kabupaten Sergai dengan harga Rp1 juta. Selanjutnya kedua pelaku membagi uang penjualan sepeda motor tersebut dan kemudian berpisah,” ungkap AKP MT Sagala.

Namun pada Selasa (2/5) malam, pelaku Amiruddin Sani Damanik alias Sani akhirnya berhasil ditangkap dari kediamannya. Sementara pelaku R, hingga kini masih dalam pengejaran petugas Sat Reskrim Polres Tebingtinggi.

"Salah seorang pelaku telah berhasil ditangkap beserta barang bukti 1 unit sepeda motor Mio Soul tanpa plat yang digunakan kedua pelaku saat beraksi. Dan akibat perbuatanya, pelaku Sani akan dijerat dengan melanggar Pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e dari KUHPidana,” tegas AKP MT Sagala.

Sementara tersangka mengaku dirinya yang sehari-harinya bekerja sebagai operator keyboard disalah satu caffe itu hanya mendapatkan bagian sebesar Rp 50 ribu hasil dari menjual sepeda motor Revo milik korban.

Yang merencanakan dan memetik serta menjual sepeda motor itu semuanya dilakukan oleh R, makanya aku hanya diberi Rp50 ribu. Dan saat ini aku tidak tahu keberadaan R dan tidak mengenal pembeli sepeda motor tersebut,” aku tersangka. *RED

Share it:

daerah

Kriminal

NEWS

Post A Comment:

0 comments:

Babinsa Kramat Sukoharjo Koramil 0824/16 Tanggul Dampingi Pembangunan Bak Penampungan Air Bersih

JEMBER-hariancentral.com: Kondisi cuaca kemarau ini mulai ada upaya beberapa daerah ketinggian untuk berbenah dalam pengelolaan air...