Skip to main content

Dua Bajing Loncat Ketahuan Warga Nginap Di Penjara

TEKS FOTO: Bajing loncat beserta barang bukti. *hariancentral.comIst

PANGKALALAN BERANDAN-hariancentral.com:  Unit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan baru-baru ini mengamankan 2 pelaku bajing loncat, Azhari (26 ) dan Mahyarudin Putra (30) warga Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura di Jalan Besitang Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat (Langkat).

Dari kedua tersangka, petugas mengamankan dan menyita barang bukti kejahatan 18 potong celana jeans ukuran dewasa merk Wongker dan DN-C serta 1 unit Honda Supra tanpa nopol di TKP.

Pagi itu Sabtu ( 29/4), 1 unit mobil pick up Suzuki Cary BK 9413 CQ yang dikemudikan Syahfii (58), warga Dusun IV Paya Kangkung Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang (Langkat) melintas di Jalinsum Medan - Aceh. Namun diperjalanan Syahfii persisnya di Kelurahan Tangkahan Durian, mobil sarat dengan pakaian yang hendak dijual ke Pekan Sabtu di Desa Pantai Buaya Kecamatan Besitang, dijarah  kedua tersangka.

Dengan cara  meloncat kebagian belakang mobil dan mengoyak goni pembungkus pakaian, Mahyarudin mempereteli isi goni sembari menyerahkan 18 potong celana jeans ukuran dewasa kepada temannya Azhari yang sedang mengenderai sepeda motor Honda Supra tanpa plat nomor.

Ironisnya sang pemilik sekaligus pengemudi mobil pick up Suzuki Cary BK 9413 CQ tidak mengetahui kalau barang dagangannya dijarah bajing loncat.

Beruntung , aksi kedua bandit jalanan itu diketahui Koko ( 31) dan Roy, warga Desa Tanjung Pasir Kecamatan Pangkalan Susu. Bahkan kedua pelaku sempat mereka amankan karena 1 pelaku terjatuh dari sepeda motornya.

Tak lama Unit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan tiba di TKP dan mengamankan kedua tersangka berikut barang bukti kejahatan. Guna penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka digiring  ke Mapolsek Pangkalan Brandan sesuai LP / 111/ IV/ 2017 Tgl 29 April 2017 a/ n terlapor Syahfii. *RED

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…