DPRD Medan Gulirkan Rencana Bentuk Pansus JKN

Share it:

TEKS FOTO: Anggota DPRD Medan HT Bahrumsyah SH. *hariancentral.com-Ist.

MEDAN-hariancentral.com: Kalangan DPRD Medan menggulirkan rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terkait permasalahan dana kapitasi dan data kepesertaan.

Usulan itu mengemuka dalam rapat dengar pendapat yang dilaksanakan Komisi B dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan BPJS terkait evaluasi program triwulan 1 dan 2 serta kuota BPJS bagi masyarakat miskin dan terlantar, Selasa (2/5).

"Untuk mendalami permasalahan ini, kita sebaiknya membentuk pansus sehingga permasalahan ini bisa dituntaskan," kata anggota DPRD Medan HT Bahrumsyah.

Kata Bahrum, ada dua persoalan penting yang pelu dituntaskan di antaranya soal dana kapitasi sebesar Rp6 ribu bagi puskesmas dari setiap peserta, kemudian persoalan data kepesertaan yang juga sarat masalah.
"Dua permasalahan ini akan akan kita dalami dalam pansus nantinya," jelasnya.

Berdasarkan data kepesertaan BPJS yang menggunakan fasilitas puskesmas, kata dia, sebanyak 1,3 juta peserta jika dikalikan Rp6 ribu maka diperkirakan dana kapitasi yang diterima sebesar Rp7,8 miliar.

"Dari dana yang diterima sebesar itu, 60 persennya digunakan untuk jasa medis, 30 persen dialokasikan untuk obat-obatan dan lima persen lagi digunakan untuk kebutuhan habis pakai," jelasnya.

Bahrum mengatakan, ada banyak persoalan penting yang perlu dibahas yakni mengenai dana obat-obatan yang sudah dianggarkan DPRD Medan senilai miliaran rupiah di APBD.

Begitu juga persoalan data kepesertaan yang dinilainya juga sarat masalah. Di mana saat ini di kawasan Medan Utara masih banyak warga yang belum menerima BPJS kesehatan gratis.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Medan Sahat Maruli Tua Tarigan mendukung dibentuknya Pansus Jaminan Kesehatan Nasional salah satunya terkait masalah data kepesertaan.

"Kemarin ada warga yang melapor mengenai gizi buruk kemudian diadvokasi dapat BPJS. Tetapi setelah itu mereka diharuskan membayar Rp25 ribu setiap bulannya. Mereka mengeluh sebab mereka bukan orang mampu. Yang mereka inginkan adalah BPJS gratis," katanya. *CAG
Share it:

Medan

NEWS

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

MEDAN-hariancentral.com