TEKS FOTO: Praka Fauzan Memberikan Pertolongan Pertama Ke rumah Sakit Umum Bina Kasih Jalan TB.Simatupang Kecan Medmataan Sunggal. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Suasana warung tuak di Jalan Seiberas Sekata tepatnya di dekat Pantai Bokek Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal Deli Serdang mendadak geger.

Pasalnya oknum anggota TNI AD bernama Praka Fauzan Soulisa yang bertugas sebagai Provost Baterai R Tanjung Selamat Yon Arhanud 11/BS l diduga menembak seorang masyarakat sipil bernama Heri Ganesa Perangin Angin (37) warga Dusun I Jalan Perjuangan I Tanjung Selamat, Deli Serdang, Selasa (23/5) dinihari, sekira pukul 01.30 WIB.

Menurut informasi yang didapat awak media dari abang kandung korban bernama Evridinta Perangin-angin (40) warga Dusun I Jalan Perjuangan I Tanjung Selamat, Deli Serdang, menyebutkan pada Senin (22/5) sekira pukul 23.15 WIB, oknum Praka Fauzan dan korban beserta masyarakat lainnya sedang nongkrong di warung tuak Jalan Seiberas Sekata dekat Pantai Bokek Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal Deli Serdang

"Oknum Praka Fauzan dan korban sudah lama saling mengenal dan tidak ada permasalahan diantara mereka sebelumnya," kata Evridinta Perangin-angin abang kandung korban.

Lanjutnya, tidak berapa lama oknum Praka Fauzan tiba-tiba mengeluarkan senjata api (Senpi) jenis FN (Senjata Organik Kompi Arhanud Tanjung Selamat), awalnya untuk menakut-nakuti rekan tongkrongannya yang berada disebelah oknum Praka Fauzan, akan tetapi senpi tersebut tiba-tiba meledak dan mengenai Heri Ganesa Perangin-angin yang tepat berada di depan oknum Praka Fauzan sehingga mengenai bagian perut bawah sebelah kiri dan tembus ke belakang.

"Awalnya hanya untuk menakut-nakut saja ternyata ditembak betulan hingga mengenai bagian perut bawah sebelah kiri dan tembus ke belakang," terangnya.

Melihat korban terkena tembakan, oknum Praka Fauzan langsung memberikan pertolongan pertama dengan membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih di Jalan TB. Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal. Sesampainya di RSU Bina Kasih, pihak RSU Bina meminta jaminan untuk segera dilakukan Operasi tetapi oknum Praka Fauzan tidak membawa uang.

Namun, setelah kordinasi dengan pihak keluarga, korban dibawa ke Runah Sakit Umum Elisabeth, Medan dan setelah tiba di RSU Elisabeth pihak Rumah Sakit menolak dan merujuk agar korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Adam Malik.

"Akhirnya adik saya di bawa ke RSU Adam Malik dan saat ini dia (Heri Ganesa Perangin-angin) berada di RSU Adam Malik guna menjalani perawatan medis," bebernya sembari mengatakan sekira pukul 07.51 WIB, oknum Praka Fauzan dibawa ke Denpom 1/5 Medan guna dimintai keterangan.

Tambahnya, tidak menutup kemungkinan oknum Praka Fauzan melakukan penembakan terhadap korban diduga karena kondisi dalam keadaan dipengaruhi minuman (mabuk) sehingga tidak dapat mengendalikan dirinya.

Ditempat terpisah, Kapendam I/BB Kolonel Inf Edy Hartono ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya merasa terkejut sambil mengatakan belum mendapat laporan tersebut. "Saya belum dapat laporan, nanti saya coba tanyakan sama Dantonnya mengenai informasi ini," ujar Kolonel Inf Edy Hartono diseberang telpon, Selasa (23/5) sore.

Ketika ditanyakan kembali kepada Kapendam I/BB Kolonel Inf Edy Hartono saat ini oknum Praka Fauzan dibawa ke Denpom 1/5 Medan guna dimintai keterangan. Apakah sudah ada laporan dari pihak Denm 1/5 Medan. "Saat ini saya belum mendapatkan laporan dari pihak Denpom 1/5 Medan, nanti saya coba tanyakan ya," pungkasnya. *MRH


Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours