JEMBER-hariancentral.com: Sejak beberapa hari yang lalu beras bantuan pemerintah melalui Bulog Sub Divre Jember untuk warga pra sejatera (Rastra) atau dikenal juga dengan beras miskin (Raskin) pendistribusiannya berjalan diberbagai desa di Kabupaten Jember, dan kemarin 29/05/2017 pendistribusian dilaksankan di desa-desa wilayah Kecamatan Ambulu.

Dalam setiap Pendistribusian Babinsa selalu mengadakan pendampingan sehingga pendistribusiannya tepat sasaran bahkan tidak sungkan-sungkan warga masyarakat apabila ada beras yang kurang baik kualitasnya juga disampaikan kepada Babinsa dan Babinsa meneruskan ke Bulog Sub Divre Jember untuk diadakan penggantian.

Hal tersebut tentunya sangat membantu sekali bagi masyarakat yang kurang mampu, hal tersebut diungkapkan oleh Bu Rusminah (60) salah satu warga Ds Sabrang Kec Ambulu Kab Jember yang mengaku senang didampingi oleh Babinsa karena beras yang diterimanya dijamin beras yang layak konsumsi, saat ditanyakan dapat berapa Bu Rusminah menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan 15 Kg. "Dahulu sebelum adanya pendampingan berasnya sangat tidak layak kadang berasnya lebih banyak menirnya bahkan kadang sudah ada kutunya, sehingga tidak layak dikonsumsi," ungkapnya.

"Untuk Kecamatan Ambulu pada saat tersebut dibagikan untuk 834 KK warga Ds Karang Anyar, 694 KK Warga Ds Ambulu, 592 KK Warga Ds Sabrang dan 674 KK warga Ds Andongsari," kata Danramil 0824/24 Ambulu Kapten Inf Asno saat dikonfirmasi Selasa (30/5) di ruang kerjanya.

Upaya pendampingan tersebut selalu dilakukan setiap bulannya disemua desa saat pembagian rastra tersebut, memang masyarakat sangat senang sekali dengan pendampingan yang dilaksanakan karena Babinsa diberikan keleluasaan melaporkan ke Bulog dan akan diganti oleh Bulog, sehingga masyarakat akan mendapatkan beras yang benar-benar layak konsumsi.

Menyikapi hal tersebut Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto  menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah melaksanakan pengawalan dan pendampingan pendistribusian rastra diwilayahnya dengan baik, hal tersebut tentunya untuk menjamin masyarakat agar mendapatkan beras yang benar-benar layak dikonsumsi.

"Hal tersebut memang sudah terkoordinasi dengan Bulog Sub Divre Jember dan Bulog sendiri sanggup mengganti kalau memang beras yang sudah terlanjur turun kualitasnya kurang baik, sehingga sayapun menginstruksikan kepada anggota yang melaksanakan pendampingan kalau ada beras yang tidak layak agar langsung dikoordinasikan dengan Bulog dan tidak usah rame-rame," ujarnya. *SIS24



Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours