Sepasang Warga Riau Merampok Di Tebingtinggi

Share it:

TEKS FOTO: Kapolres Tebing Tinggi AKBP Ciceu Cahyati didampingi Pjs Kasat Reskrim AKP Muhammad Arif Batubara serta Kasubbag Humas AKP MT Sagala dan Kanit Resum Ipda Nova Bhayangkara berikan penjelsan dan memperlihatkan kedua tersangka. *hariancentral.com-Ist

TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Berdalih mengantar paket barang. Jamaluddin alias Udun alias Udin Tancap (42) warga Jalan Sabar Jaya Desa Perajen Kecamatan Banyuasin Provinsi Riau dan rekannya, seorang wanita Husna alias Usna (31) warga Desa Tanah Putih Paret Sujak Ujung Tanjung Kecamatan Mesah Rokan Hilir Provinsi Riau.
Pelaku perampokan di kediaman Hanum Harahap (48) di Jalan Sei Babura Lingkungan V Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, akhirnya berhasil diringkus Satreskrim Polres Tebingtinggi dan kini tengah ditahan serta menjalani pemeriksaan.
Kapolres Tebingtinggi, AKBP Ciceu Cahyati yang didampingi Pjs Kasat Reskrim, AKP Muhammad Arif Batubara dan Kasubbag Humas AKP MT Sagala kepada wartawan, Rabu (19/4) mengungkapkan bahwa kedua tersangka yang melakukan perampokan pada Jumat (17/2) sekira pukul 08.00 WIB lalu, ditangkap dikediaman orang tua tersangka Husna yang berada di Desa Kampung Pon Kabupaten Sergai pada Senin (17/4) malam sekira pukul 21.00 WIB.
"Usai ditangkap, kedua tersangka dan beberapa barang bukti selanjutnya diamankan dan dibawa ke Mapolres Tebingtinggi untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkap AKBP Ciceu Cahyati.
Sebelumnya, kedua pelaku berpura-pura hendak mengantarkan satu buah paket ke kediaman korban. Karena paket karton yang dibawa tersangka cukup berat, maka Sahro Mei Yanti, pembantu yang bekerja di kediaman korban mempersilahkan kedua tersangka untuk masuk dan meletakan paket tersebut di dalam rumah.
"Namun begitu keduanya berada di dalam rumah korban, tersangka Jamaluddin selanjutnya mengeluarkan satu buah mancis yang menyerupai senjata api dan mengancam pembantu korban tersebut agar menunjukan barang-barang berharga milik majikannya. Usai menguras harta korban, kedua tersangka selanjutnya mengikat dan menutup mulut pembantu korban dengan mengunakan lakban dan kemudian kabur," jelas AKBP Ciceu Cahyati.
Kedua tersangka mengaku bahwa seminggu sebelumnya keduanya telah melakukan pengintaian di kediaman korban, hingga kedua tersangka mengetahui jika rumah tersebut hanya ditunggui oleh pembantu pada pagi hari, karena seluruh penghuni rumah telah berangkat kerja.
"Selain tercatat sebagai warga Riau, kedua tersangka juga tercatat sebagai warga Kota Tebingtinggi, dimana tersangka Jamaluddin memiliki alamat di Jalan KF Tandean Lingkungan IV Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi sedangkan tersangka Husna beralamat di Jalan Gatot Subroto Lingkungan V Kelurahan Lubuk Raya Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi. Namun hubungan antara kedua tersangka masih kita dalami,” terang AKBP Ciceu Cahyati.
Dalam aksi perampokan tersebut, kedua tersangka berhasil menggasak harta benda korban berupa 3 buah cincin emas, rantai kaki yang terbuat dari emas, batu berlian, uang tunai sebesar Rp10 juta, 1 unit handphone, 1 unit ipad hingga korban mengalami kerugian sebesar Rp30 juta.
"Modus yang dilakukan kedua tersangka tergolong modus baru, dimana paket kardus tersebut ternyata hanya berisi batu dan hanya sebagai akal-akalan tersangka untuk dapat masuk ke rumah korbannya. Dan hingga saat ini kita masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka Jamaluddin, dimana tersangka ini pada tahun 2015 lalu pernah dihukum penjara selama 2 bulan 15 hari atas kasus pencurian, tersangka juga telah mengakui jika dirinya pada awal bulan Maret 2017 juga telah melakukan pencurian di Perumahan Purnama Deli Tebingtinggi," ujar Kapolres.
Kini kedua tersangka dan barang bukti berupa 1 buah kotak kardus yang berisi batu, 1 unit sepeda motor Honda Vario, 1 buah mancis yang menyerupai senjata api jenis pistol, obeng, serta tang telah diamankan Sat Reskrim Polres Tebingtinggi.

Sementara ketika ditanyai wartawan, kedua tersangka hanya tertunduk diam. Dan akibat perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan melanggar Pasal 365 Subsider Pasal 363 ayat (1) ke 4e, 5e dari KUHPidana. *RED

Share it:

daerah

Kriminal

NEWS

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

Medan-Hariancentral.com: