TEKS FOTO: Sekdaprovsu H Hasban Ritonga bersama Sofyan Tan memantau pelaksaan UNBK di SMK N 10 Medan. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis computer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekdprovsu Hasban Ritonga didampingi Kadis Kominfo Provsu Drs H M Fitriyus, Staf Ahli Gubsu Amran Uteh, Kabid Binaan SMK Dinas Pendidikan Provsu  Dra Rosmawaty Nadeak MPd meninjau pelaksanaan UNBK di SMK 10 Jalan Cik Ditiro, Senin (3/4).

Turut Hadir anggota DPR RI Komisi X dr Sofyan Tan.
Pada saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMK 10 Sekdaprovsu mengatakan sesuai dengan pantauan UNBK hari pertama di SMK 10  semua berjalan dengan maksimal, begitu juga dengan kehadiran peserta ujian di SMK 10 sudah maksimal. 
Hanya satu orang yang tidak dapat mengikuti ujian karena orang tuanya meninggal dunia. Sesuai dengan aturan diperkenankan untuk mengikuti ujian susulan. “Pada umumnya semua berjalan dengan maksimal,” sebut Hasban.

Terkait pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMK yang ada di Sumatera Utara masih 40 persen, Hasban berharap untuk tahun 2018 nantinya seluruh SMK yang ada di Sumatera Utara dapat melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Pemprovsu bersama pemerintah pusat akan sama-sama berjuang agar pelaksanaan UNBK dapat dilaksanakan di seluruh SMK yang ada di Sumatera Utara. Pemprovsu optimis tahun 2018 UNBK dapat dilaksanakan di seluruh SMK di seluruh Sumatera Utara,” sebut Hasban.
Selanjutnya Hasban  mengatakan untuk mendukung pelaskanaan UNBK agar dapat berjalan di seluruh SMK di Sumatera Utara bahwa pemprovsu akan bekerjasama dengan pemerintah pusat dan akan memanfaatkan dana CSR dengan bekerjasama dengan BUMD yang ada di Sumatera Utara juga dengan

BUMN yang ada di Sumatera Utara.  “Salah satunya untuk pengadaan komputer,” sebut Hasban.

Anggota DPR RI Komisi X dr Sofyan Tan yang pada saat itu ikut meninjau pelaksanaan UNBK di SMK 10 juga melihat bahwa pelaksanaan UNBK di SMK 10 berjalan dengan lancar. “Kita lihat pelaksanaan UNBK hari ini lebih baik dari tahun kemarin baik dari segi kualitas dan kuantitas,” ujar Sofyan Tan.

Sofyan Tan mengharapkan  Sumatera Utara sebagai salah satu Provinsi yang terbesar di luar Pulau Jawa, jangan ketinggalan dari Provinsi lain. 

Saat ini Sumatera Utara masih belum masuk sepuluh besar, masih berada pada peringkat 19 di bidang pendidikan.  Integritas tertinggi itu Yogyakarta. “Minimal Sumut masuk sepuluh besar. Kalah dari Bangka di urutan kedua. Padahal Bangka berada di Pulau Sumatera. Dan guru-gurunya mayoritas berasal dari Sumatera Utara,” ujar Sofyan Tan.
Kepala Sekolah SMK 10 Medan Robert mengatakan bahwa peserta yang mengikuti UNBK di SMK 10 hari pertama sebanyak 346 peserta. Berasal dari SMK Dharmabakti dan Gajah Mada. Mata pelajaran yang diujikan hari ini mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan pelaksanaan UNBK ini berlangsung selama empat hari mulai dari tanggal 3 – 6 April 2017.

Semua peserta hadir kecuali satu orang siswa dari SMK 10 dikarenakan orangtuanya meninggal dunia. “Siswa ini nantinya akan mengikuti ujian susulan di tanggal 18 dan 19 April 2017. Di hari pertama ini masih berjalan lancar,” sebut Robert.
Dari SMKN 10 Medan, Sekda melanjutkan pemantauan ke SMKN 8 Jalan DR Mansur Medan. SMK Negeri 8 hampir semua hadir kecuali ada satu orang tidak hadir dan diupayakan akan mengikuti ujian susulan karena orang tuanya meninggal dunia. 
"Menurut Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 8 Medan Hidup Simanjuntak MPd mengatakan bahwa Ujian berlangsung selama 3 hari dari Senin sampai Kamis dan Peserta ujian berjumlah 170 orang dan terbagi dengan 5 kelas tiap kelas berjumlah 34 peserta ujian," terangnya. *RED 




Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours