TEKS FOTO: Terdakwa Abdul Rahman Purba alias Maman, saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Kota Tebingtinggi. *hariancentral.com-Ist

TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Abdul Rahman Purba alias Maman (34) warga Dolok Masihol Kabupaten Sergai yang juga merupakan residivis kasus narkoba akhirnya dijatuhi hukuman selama 7 tahun penjara oleh Majelis Hakim yang di Ketuai Eryusman SH dari Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi Jalan Merdeka Kota Tebingtinggi, Selasa (18/4).

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Serdangbedagai, Juwita SH yang sebelumnya menuntut terdakwa Maman dengan hukuman 8 tahun subsider 6 bulan penjara. Sementara kuasa hukum terdakwa Syaiful SH melakukan pembelaan dan meminta keringanan hukuman kepada Majelis Hakim.

Dalam dakwaan dan keterangan para saksi selama persidangan, terdakwa Abdul Rahman Purba alias Maman yang ditangkap pada Selasa (4/10/2016) lalu, dari depan rumahnya di Lingkungan V Tanah Lapang Kelurahan Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdangbedagai juga pernah dihukum 1 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Tebingtinggi terkait kasus narkoba.

Disebutkan, terdakwa Maman ditangkap oleh pihak Kepolisian dari Polsek Dolok Masihul setelah menerima informasi dari masyarakat yang mengatakan jika terdakwa sering melakukan transaksi narkoba disekitar kediamannya. Menanggapi info tersebut, dengan menaiki sepeda motor dan berpakaian preman, petugas selanjutnya melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus terdakwa.

Selanjutnya para petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di dalam rumah terdakwa yang juga dihadiri dan disaksikan oleh Rodiah, Kepala Lingkungan V Tanah Lapang Pekan Dolok Masihul hingga akhirnya dari bawah kasur tempat tidur di dalam kamar terdakwa, petugas menemukan barang bukti 1 bungkus plastik kecil transparan yang berisi serbuk kristal warna putih yang merupakan narkotika jenis sabu, serta 1 unit handphone warna hitam yang diakui terdakwa adalah miliknya.

Akibat dari perbuatannya, terdakwa kini harus menjalani hari harinya dibalik penjara setelah dijatuhi hukuman 7 tahun penjara karena terdakwa telah melanggar ketentuan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika. *RED

Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours