Skip to main content

Perbaikan Jalan Titi Pahlawan Hanya Janji-janji


TEKS FOTO: Kondisi Jalan Titi Pahlawan, Simpang Kantor, Kelurahan Martubung Tak Kunjung diperbaiki. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Kondisi Jalan Titi Pahlawan, Simpang Kantor, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan belum juga diperbaiki.

Akibatnya, akses jalan yang menghubungkan ‎Kecamatan Medan Marelan ke Kecamatan Medan Belawan seperti kubangan kerbau mengganggu aktivitas kendaraan yang melintas.

Pantauan di lokasi, Rabu (26/4), ‎keadaan jalan yang sudah rusak sejak pertengahan tahun 2016 sangat dikeluhkan para pengguna jalan, karena kubangan dipenuhi air membuat para pengendara sulit melintas jalan tersebut.

Kondisi jalan yang sudah berlubang selama setahun ini bukan hanya dikeluhkan oleh masyarakat, tapi, sejumlah kantor instansi yang ada, seperti Polsek Medan Labuhan, Kejari cabang Labuhan Deli, Puskesmas dan Rutan Labuhan Deli.

Salahsatu pengendara roda dua, Aris ‎(33) harus berhati- hati melintas di jalan berlubang dipenuhi air. Dirinya sangat heran dengan sikap pemerintah yang terkesan lepas tangan dengan kondisi jalan yang berdampingan dengan beberapa kantor instansi.

“Saya setiap hari kerja ke Belawan, kalau sudah hujan jalan ini kayak danau, tapi kalau musim panas pasti berabu. Lihatlah, ada polsek dan kantor jaksa, masa tak mau diperbaiki, janjinya dari tahun kemarin jalan ini mau diperbaiki, tapi belum juga diperbaiki,” keluh Aris.

Keluhan lain juga datang dari Khairul yang merupakan warga sekitar. Dirinya kecewa dengan pemerintah yang belum juga memperbaiki jalan dan drainase di sekitaran lokasi tersebut.

“Sudah bolak balik kami demo, kemarin janjinya mau diperbaiki tahun 2017, tapi sampai sekarang tidak juga diperbaiki, kalau memang pemerintah tak peduli lagi, biar kami blokir lagi jalan ini,” tagih Khairul yang kecewa.

Ditegaskan pria berusia 39 tahun ini, bila kondisi jalan itu terus dibiarkan, maka masyarakat nantinya akan mengambil tindakan sendiri dengan menutup akses jalan.

“Kalau nanti hujan terus-terusan, pasti jalan ini seperti danau, jadi kami masyarakat akan tutup jalan ini sampai benar-benar pemerintah segera memperbaikinya,” cetusnya.

Menanggapi itu, Camat Medan Labuhan, Arrahman Pane dikonfirmasi mengatakan, perbaikan jalan itu adalah tanggungjawab dari dinas di Provinsi Sumater Utara.

“Rencananya Pemprovsu telah menjadwalkan perbaikan jalan itu bulan September 2017 ini, jadi kepada masyarakat harap bersabar dan menunggu proses perbaikannya,” kata Ar‎rahman. *TIM


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…