TEKS FOTO: Mantan Kadis PU Sergai, Darwin Sitepu ketika diboyong ke Rutan Tanjunggusta Medan. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) segera melimpahkan berkas mantan Kadis PU Serdangbedagai (Sergai), Darwin Sitepu ke penuntutan untuk diadili di Pengadilan Tipikor atas kasus dugaan korupsi pemeliharaan jalan tahun 2014 senilai Rp11,8 miliar.

‎"Dengan pemberkasan, selanjutnya naik ke penuntutan. Baru Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan segera membuat surat dakwaan untuk Darwin Sitepu," tutur Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan, Senin (17/4).

Sumanggar mengatakan Darwin Sitepu akan segera diadili pada akhir bulan April. Begitu juga untuk tersangka lainnya. "Untuk saat ini, kita fokus ke Darwin Sitepu," ucapnya.

Selanjutnya, penyidik juga terus melakukan proses hukum untuk membidik keterlibatan tersangka lainnya. Penyidik tengah mendalami keterlibatan ‎Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Chairul Haitami, dan Wakil Direktur CV Karya Bakti Mandiri Gusfen Alex Mangungsong‎.

"‎Pastilah, ada istilahnya PPK dan Rekanan tau kegiatan pemeliharan jalan tersebut di Kabupaten Sergai dilakukan Dinas PU Sergei," cetus Sumanggar.

Untuk saat ini Kejati Sumut baru menetapkan dua tersangka. Selain mantan Kepala Dinas PU Darwin Sitepu, Bendahara Dinas Samsir Muhammad Nasution juga ditetapkan sebagai tersangka.

"Kita akan melakukan pemeriksaan kedua tersangka itu, pada pekan depan. Karena, pekan ini belum ada pemeriksaan keduanya itu,"‎ jelasnya.

Sumanggar mengungkapkan‎ Samsir Muhammad Nasution masih aktif menjabat sebagai Bendahara Dinas PU Sergai. "Dia (Samsir) ini masih menjabat sebagai Sekretaris dari dulu hingga sekarang dan masih aktif di dinas terkait," ujarnya.

Sebagai Pengguna Anggaran

Tersangka Darwin Sitepu merupakan Pengguna Anggaran (PA) dalam dalam kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan Jalan Tersebar di Kabupaten Sergai, yang sumber dana dari APBD Sergai TA 2014 sebesar Rp11.140.318.500.

Diketahui, penyidik sudah melakukan proses penyidikan dalam kasus ini dan periksa 20 orang saksi. Diantaranya, Kepala Dinas PU yang baru, Kepala Dinas PPKA Sergai, ‎Kepala Pendapatan Sergei, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),Chairul Haitamani, Bendahara Dinas PU Sergai, Samsir Muhammmad Nasution‎ dan Wakil Direktur CV Karya Bakti Mandiri, Gusfen Alex Mangungsong. Penyidikan dan pemeriksaan ada mengarah kepada tersangka baru.

Selain pemeriksaan ke-20 saksi tersebut, Penyidik Kejati Sumut juga melakukan pengeledahan ‎di Kantor Dinas PU Bina Marga Sergai dan Dinas PPKA Sergai, Rabu, 15 Maret 2017, lalu.

Sumanggar menjelaskan dalam kasus korupsi, telah terjadi melawan dalam kegiatan proyek sebanyak 66 item‎ pada proyek pemeliharaan Jalan Tersebar di Kabupaten Sergai, yang terindikasi merugikan keuangan negara dalam proyek tersebut.

“Yang mana perbuatan melawan hukum yang dilakukan adalah kegiatan fiktif dan pengadaan Bahan tidak sesuai volume pengerjaan dengan kontrak kerja,” jelasnya. *RED


Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: