BINJAI-hariancentral.com: Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat (PD) Kota Binjai, suhu politik  tingkat elit parpol berlambang segitiga mercy di Binjai mulai memanas. Pasalnya kedua kubu saling melakukan manuver dan mengklaim akan merebut posisi orang nomor satu di parpol besutan Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY). 

Kedua kubu yang akan bertarung antaranya kubu Ahmad Hasian Siregar dan Ardiansyah Putra yang mengaku mendapat dukungan dari sejumlah pimpinan anak cabang (PAC) PD. Sedangkan kubu M.Sajali (Ketua DPC PD Binjai sekarang) diyakini masih tetap berkinginan melanjutkan kepemimpinannya, meskipun belum resmi mendeklarasikan pencalonannya.

Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kota Binjai M Sajali mengatakan berpolitik itu harus santun dan  jangan menebar fitnah, apalagi bikin kening berkerut untuk merebut jabatan tertentu di parpol, ujar M Sajali di kediamannya Jalan Samanhudi Kota Binjai, Minggu (2/4) ketika ditanya strateginya dalam mengelola partai.

Menurut Sajali yang akrab disapa Bajor ini, politik itu identik dengan seni dalam kehidupan kita sehari-hari. “Politik itu tidak perlu ribut-ribut, politik itu diam dan memperkuat strategi. Kalau Demokrat itu politiknya santun, karena tujuan berpolitik itu untuk memperjuangkan tetap berjalannya tatanan demokrasi yang berdaulat, ” ujarnya.

Ketika ditanya siapa saja yang sudah menyatakan ingin bertarung pada pemilihan ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kota Binjai, “M.Sajali mengatakan ada 3 calon yakni, ada Buyung Oji, ada Ahmad Hasian Siregar dan Andriansyah Putra yang berkeinginan maju pada Musyawarah Cabang (Muscab) pemilihan ketua Partai Demokrat Kota Binjai, hal itu sah-sah saja sebagai kader yang ingin naik kelas. Namun yang perlu diperhatikan untuk maju mencalon jangan dilakukan dengan cara-cara tidak terpuji,” pungkasnya.  

Dikatakan Sajali yang juga wakil ketua DPRD Binjai ini, pelaksaan Muscab PD di Binjai belum diketahui pasti tanggal berapa akan digelar,namun Muscab itu tetap akan dilaksanakan, tinggal menunggu keputusan dari DPD PD. Ketika ditanya apakah masih maju mencalonkan ketua PD Binjai, HM Sajali tidak  memberi sinyal meng-iyakan, namun  ‘tanyakan kepada rumput yang bergoyang," celetuknya.   
            
Diakui M Sajali, dirinya sudah melewati event penting dan besar dalam permainan politik di Kota Binjai, dimana ia sudah dua kali menjadi Ketua timses pemenangan HM Idaham sebagai Walikota Binjai, tapi tidak dengan kening berkerut, apalagi melakukan black campain. “saya sudah melewati berbagai perang politik, dan merebut sampan PD untuk HM Idaham di Pilkada Binjai 2015 lalu,  tapi kemenangan itu bukanlah kehebatan, tapi kemenagan itu strategi,” ungkapnya.    

Hingga saat ini, lanjut M Sajali, dirinya belum mendeklarasikan untuk maju dan menunjukkan bendera (perang), nanti ada saatnya pada momen yang tepat. Dia mengganggap calon yang akan maju bukan merupakan lawan, semuanya kader Demokrat. “dimintanya kepada calon yang akan bertarung pada Muscab pemilihan ketua PD Binjai, harus fair, santun dan tidak melakukan black campain,” harap Bajor. 

Dijelaskan Bajor, untuk merebut jabatan Ketua, bukan dengan cara mengumbar kejelekan, namun dia mengajak untuk berlaga strategi. Menurutnya, jika dirinya tidak menjadi Ketua PD Binjai bukan berarti kiamat atau karir politiknya tamat.  “Bagi saya kalah bukan kegagalan, menang bukan  kehebatan,” cetusnya. *RED


Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: