TEKS FOTO: Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Binjai Hidayati Hanum SPd Tampak Membimbing dan Mengawasi Siswa Kelas XII dalam Persiapan Menghadapi UNBK beberapa waktu lalu. *hariancentral.com-Ist

BINJAI-hariancentral.com: Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), TA 2016-2017 yang berlangsung di Kota Binjai Senin (3/4),  dimulai pukul 07.30 WIB, berjalan lancar, tertib dan aman.
      
Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai Drs Janu Asmadi Lubis menegaskan, bahwa saat ini sekitar 35 persen sekolah tingkat SMA/SMP sederajat melaksanakan Ujian Nasional Berbais Komputer (UNBK), yang berlangsung mulai hari ini,
       
Dijelaskan Janu, untuk jumlah peserta ujian tingkat SMA sebanyak 3.676 orang dan tingkat SMK sebanyak 2.533 orang dan untuk tingkat SMP sebanyak 6.500 orang.
“semoga untuk tahun mendatang sekolah yang mengunakan computer dalam ujiannya meningkat,” harap Janu Asmadi.
 
Pantauan hariancentral.com, pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 5 Binjai, SMK Negeri I Binjai dan SMK Panca Abdi Bangsa (PABA) Binjai, berjalan lancar. Murid yang mengikuti ujian tampak serius mengisi jawaban, begitu juga dengan pengawasan yang ketat petugas sehingga situasi ujian  berjalan tertib, aman dan lancar.

Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Binjai, Hidayati Hanum mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). "Kita sudah siap dari segi prasarana maupun kesiapan para siswa," katanya, Senin (3/4). 
      
Hidayati mengatakan dalam UNBK tahun ini, pihaknya mengunakan ruangan khusus serta komputer sebanyak 134 unit. Sedangkan jumlah siswa yang  mengikuti ujian berbasis komputer di sekolah yang dipimpinnya sebanyak 371 orang.
       
Jauh hari, lanjut Hidayati, pihaknya selain mempersiapkan peralatan dan ruangan, juga membenahi mental dan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian dengan memberikan jam tambahan belajar tentang pengayaan mental dan materi .

"Kepsek SMKN I Binjai Drs M.Basir Siregar mengakui, sekolah yang dipimpinnya tetap menerapkan UNBK sejak tiga tahun belakangan ini, mengingat sekolah kejuruan harus mampu menelurkan alumni yang tidak gagap teknologi (Gaptek)," ujarnya.
             
Apalagi lanjut Basir, sekolah ini sudah dipercaya pemerintah pusat sebagai sekolah rujukan, dimana masalah prasarana seperti komputer untuk fasilitas UNBK jauh hari sudah dipersiapkan. “Kita tidak pungkiri, bantuan yang diberikan pemerintah pusat berupa barang-barang kebutuhan sekolah sangat membantu sekolah dalam kegiatan belajar,” ujarnya
     
Dijelaskan Basir Siregar, anak didiknya yang mengikuti UNBK tahun 2017 ini  sebanyak 327 orang.Ujian akan digelar selama empat hari.

"Kita sudah melakukan persiapan maksimal  dalam UNBK. Salah satu upaya yang dilakukan dengan memberikan pembekalan les selama dua bulan. Kami juga sudah menggelar UAS. Kami yakin, bahwa anak-anak kami mampu mengisi soal ujian," ucapnya.
                                   
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Swasta Paba, Elly Riswanto SKom mengatakan UNBK yang berlangsung secara serentak di Indonesia ini, untuk Sesi pertama di mulai pukul 07.30 WIB sampai pukul 09.30 WIB, Sesi kedua di mulai pukul 10.30 WIB sampai pukul 12.30 WIB, dan sesi ketiga di mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
 
"Untuk hari ini, materi yang diujikan cuma bahasa Indonesia, dan diikuti oleh 189 siswa. Dalam hal ini pembagian waktu yang di laksanakan adalah SMK Tehnik berjumlah 143 siswa, SMK Pertanian 12 siswa, dan SMK BM berjumlah 34 siswa," tegasnya.
 
Ditambahkan Elly Riswanto, ada 6 kompetensi keahlian yang di ujikan, diantaranya Tehnik Audio-Video, Tehnik Kendaraan ringan, Tehnik Sepeda Motor, Tehnik Komputer dan Jaringan, Agribisnis Tanaman Perkebunan, serta Administrasi Perkantoran. Sedangkan data Prasarana UNBK terdiri dari Komputer Server berjumlah 4 unit dan cadangan 4 unit. Sementara Komputer Client berjumlah 100 unit dan cadangan 43 unit.
 
"VC di sediakan oleh pihak sekolah, Server dan juga komputer juga dari sekolah. Kalau untuk materi yang diujikan tetap sama, hanya nomor dari soal yang biasanya diacak, contohnya sesi pertama dan sesi kedua pasti lain nomor soalnya," tegasnya.
 
"Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan lancar, namun ada satu siswa yang tidak mengikuti ujian karena terserang DBD dan masih di opname di ruang ICU di salah satu rumah sakit di kota Binjai. Untuk siswa tersebut akan mengikuti ujian susulan," sambungnya.
 
Sekedar diketahui, SMK Swasta Panca Abdi Bangsa (PABA), sudah tiga tahun berturut turut mengikuti UNBK karena di anggap layak mengikuti oleh Dinas Pendidikan Kota Binjai. *RED
 

Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours