Skip to main content

Gubsu Pimpin Upacara Hari Otda : Pemprovsu Tingkatkan Pelayanan Publik Melalui e-Government

TEKS FOTO: Gubsu Erry Nuradi memimpin upacara peringatan ke-21 Hari Otonomi Daerah (Otoda) di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sumut, Jl P Diponegoro No 30 Medan, Selasa (25/4). *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Gubsu Erry Nuradi memimpin upacara peringatan ke-21 Hari Otonomi Daerah (Otoda) di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sumut, Jl P Diponegoro No 30 Medan, Selasa (25/4).

Upacara peringatan Hari Otoda ini dihadiri Wagubsu Nurhajizah Marpaung, Sekdaprovsu Hasban Ritonga, para Kepala SKPD di lingkungan Pemprovsu dan para ASN lingkungan Pemprovsu.

Mendagri dalam sambutannya yang dibacakan Gubsu mengatakan peringatan Hari Otonomi daerah yang dilaksanakan setiap tahun merupakan momentum mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan otonomi daerah pada masing-masing daerah otonom.

“Setiap pemerintah daerah harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja untuk mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan otonomi daerah. Dalam pelaksanaan otonomi daerah, Pemda harus senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui kulaitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah,” lanjutnya.

Disampaikan Gubsu, dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat.

“Kedua, layanan publik harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi atau electronic-government untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi secara cepat dan tepat,” katanya.

Ketiga, penyediaan pelayanan publik berbasis e-Government membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap aparatur pemerintah daerah.

Terakhir, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis e-Government, akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik dan aparatur pemerintah daerah yang bersih.

Sejalan dengan hal tersebut Gubsu usai pelaksanaan upacara menyampaikan sesuai dengan arahan Mendagri agar pemerintah daerah melaksanakan e-government untuk pelayanan publik yang lebih baik. "Sumut sudah mulai menjalankannya. Beberapa sistem e-Government tahun ini akan bisa di lounching," ujar Erry.

Selain itu Gubsu juga mengatakan bahwa pemda harus memiliki hubungan yang baik dengan seluruh stakeholder yang ada di daerah masing-masing. "Demikian juga pemda bisa melakukan tingkat pengelolaan pemerintahan dan keuangan yang baik.

Prioritas-prioritas pembangunan di daerah diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya dapat meningkatkan daya saing. Karena dengan meningkatkan daya saing daerah bisa bertahan dan maju. "Makna otonomi daerah sejalan dengan visi provinsi Sumatera Utara," lanjut Gubsu. *RED



Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…