Skip to main content

Dua Oknum Polisi Terjaring Operasi Satgas Narkoba


TEKS FOTO: Kepala BNNK Tebingtinggi Kompol Bambang Rubianto didamping Danramil 13 Kapten Inf Salehan berikan penjelasan tentang seputar penangkapan 10 pengguna narkoba. *hariancentral.com-Ist

TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Disaat pelaksanaan Operasi Satuan Tugas Anti Narkoba Tebingtinggi baru-baru ini digelar Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi yang dipimpin Kompol Bambang Rubianto serta Koramil 13 Tebingtinggi, Kapten Inf Salehan berhasil menjaring 10 pengguna narkoba dua diantaranya oknum Polisi, di Kafe ‘Black and White’ Jalan Letda Sujono Kelurahan Pinang Mancung Kota Tebingtinggi.

Informasi diperoleh hariancentral.com di markas BNNK Tebingtinggi Jalan Prof HM Yamin Kota Tebingtinggi melalui Kepala BNNK Tebingtinggi Kompol Bambang Rubianto didamping Danramil 13 Kapten Inf Salehan menjelaskan, tertangkapanya para pengguna narkoba, ketika pihaknya melakukan razia di Kafe Black and White berkat informasi masyarakat yang menyebutkan disana kerap melakukan pesta narkoba bahkan ada dua oknum Polisi yang diduga terlibat dalam penggunaan narkoba, hal itu dibuktikan  hasil test urine yang dilakukan kepada sepuluh orang pengunjung kafe tersebut diketahui positif mengkonsumsi pil ekstasi, dua diantaranya adalah oknum Polisi.

Adapun sepuluh orang pengunjung kafe yang terjaring diantaranya, Nova Wulandari (21) warga Jalan Batubara, Rahmadani (20) warga Jalan Bakti, keduanya Ibu Rumah Tangga, kemudian Sri Rahayu (22) warga Jalan Kutilang Tebingtinggi, Uci Ratna Sari (23) warga Jalan SM Raja Tebingtinggi, Wahyudin (24) Dusun II Desa Paya Pasir, Teguh (23) warga Jalan Ahmad Yani Tebingtinggi, Chandra (23) warga Jalan Sudirman Simpang Dolok Tebingtinggi, Wulan (23) warga Jalan Letda Sujono Pinang Mancung serta 2 oknum Polisi masing-masing Briptu TS serta Bripda AS.

Kedua oknum Polisi telah diserahkan ke markas Polres Tebingtinggi guna diproses hukum sementara bagi sipil yang terlibat menurut Kompol Bambang Rubianto, khusus wanita akan dilakukan rehabilitasi dan lelaki diproses hukum.

Diakui Kepala BNN bahwa pihaknya akan menghabisi bandar-bandar narkoba yang ada di Tebingtinggi tanpa pilih bulu, “Kami komitmen akan mengejar bandarnya, apalagi menurut pengakuan warga yang terjaring, pemasok pil ekstasi di Tebingtinggi merupakan warga keturunan,” ujar Kompol Bambang Rubianto.

Ditambahkan Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Salehan yang dalam waktu dekat akan pindah tugas ke Lubuk Pakam, bahwa dirinya tetap akan membantu pihak BNN menjaring bandar-bandar Narkoba sesuai permintaan tokoh agama serta tokoh masyarakat saat melakukan aksi damai ke Polres. “Kami tetap komit mendukung upaya pemberantasan terhadap peredaran narkoba serta menjaring bandar-bandarnya,” tegas Salehan. *RED



Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…