MEDAN-hariancentral.com: DPRD Medan mengapresiasi e-Planning yang dilaunching Pemko Medan demi memangkas birokrasi dan lebih transparan lagi kepada masyarakat terkait pembangunan yang dilaksanakan.

“Diapresiasi apa yang disampaikan oleh Bappeda Medan terkait e-Planning ini. Ini kita lihat bagian dari kemajuan program IT tentang pembangunan Kota Medan,” ujar Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga usai melakukan pertemuan dengan Sekda Medan Syaiful Bahri yang didampingi Kepala Bappeda Medan Wirya Alrahman, Selasa (25/4) terkait keberadaan webiste e-Planning Pemko Medan.

Nanti di sini (website), lanjutnya, seluruh anggota DPRD bisa menyalurkan pokok pikiran maupun suara aspirasi yang disampaikan masyarakat ke anggota DPRD Medan. “Kita bisa langsung. Apa-apa yang mau dibuat dan direncanakan langsung dikirim via website yang disediakan Bappeda itu,” ujarnya.

Jadi ini adalah lanjutan. Kita sudah selesai memaparkan, Bappeda sudah memaparkan, Sekda juga memaparkan, tinggal teknis pelaksanaan bagaimana cara menggunakan aplikasi tersebut. Itu yang kita buat. Jadi seluruh staf kita, staf fraksi, staf DPRD dikumpulkan agar mereka juga belajar terkait penggunaan aplikasi tersebut.

Secara teknis, lanjut politisi Gerindra ini, usulan atau keluhan masyarakat bisa disampaikan melalui web ke dinas. Lalu, dinas yang dimaksudkan yang akan memilah persoalan berdasarkan skala prioritas. Nantinya, yang mana yang lebih diprioritaskan itulah yang akan muncul di website.
“Artinya apa? Pemko Medan membuat secara gamblang bahwasanya ini loh yang kita bangun tahun 2017 di Kota Medan. Ini kan masih baru, mereka baru launching dan disampaikan ke DPRD bahwasanya IT mereka sudah ada. Siapapun bisa melihat apapun yang dibangun dan apapun yang direncanakan pembangunannya di Kota Medan,” tuturnya.

Website ini bisa dibuka oleh siapa saja, rekan media juga bisa melihat program kerja yang sudah dibangun di Kota Medan melalui website tersebut. Bahkan, secara teknis, saat kita rapat ada yang ingin disampaikan masyarakat kita bisa langsung mengirim ke website tersebut. Jadi dinas terkait bisa mengetahui bahwasanya ini permintaan Ihwan Ritonga segera diakomodir. “Dengan adanya website ini mempercepat dari yang selama ini yang mana keluhan masyarakat disampaikan melalui surat,” cetusnya.

Sementara Sekda Medan Syaiful Bahri usai pertemuan mengemukakan bahwa pihaknya sudah menjelaskan kepada DPRD Medan bagaimana proses perencanaan itu dimulai dengan mempergunakan IT. “Ini baru pertama di Sumut, sedangkan provinsi saja belum ada e-Planning nya, belum siap,” tegasnya.

Diungkapkannya, tujuan e-Planning berbasis IT ini tidak lain untuk menghindari hal yang tidak baik, atau ada penumpang gelap. Dengan adanya e-Planning semua sudah terdata dan dari awal terencana dengan benar. Mulai dari apa yang diusulkan masyarakat, apa yang diusulkan oleh SKPD yang menguasai permasalahan itu, apa yang diusulkan pemerintah kota berdasarkan RPJM nya.

“Jadi tidak keluar dari situ (perencanaan). Jadi jangan nanti kadang-kadang lagi syor awak, kita usulkan saja. Tidak bisa lagi seperti itu, namun harus direncanakan dari awal. Bahwa masyarakat pun ikut berpartisipasi,” tuturnya.

Seperti yang disampaikan Kepala Bappeda Medan Wirya, lanjutnya, perencanana itu dimulai dari lingkungan sudah bermusyawarah, masuk ke kelurahan bermusyawarah, masuk ke kecamatan masuk ke tingkat kota. 

Serta anggota DPRD mengajukan dari konstituennya apa yang diinginkan. Namun pada akhirnya dsesuaikan juga dengan kemampuan keuangan Pemko Medan. “Sehebat apapun kita jika  tidak ada uang apa yang mau dimasukan. Jadi harus kuat-kuat mencari duit sebanyak-banyaknya,” katanya kemudian menambahkan masyarakat umum juga bisa mengakses website ini di Bappeda, yakni, e-Perencanaan. Pemko Medan.go.id.

Diakui Syaiful, keberadaan website tersebut merupakan keinginan pemerintah Kota Medan. Jadi tidak ada pembodohan terhadap masyarakat. Karena masyarakat bisa ikut melihat pembangunan itu karena bangsa ini milik kita bersama, bukan milik seseorang atau sekelompok orang. “Mari bangun bangsa ini makin bagus ke depan. Tapi kita jangan menyalahkan yang sudah lalu. Karena ada yang jelek makanya ada yang baik,” pungkasnya. *CAG
Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours