Skip to main content

DPO Kasus Perampokan Diciduk Polsek Rambutan


TEKS FOTO: Kabbag Humas Polres MT Sagala bersama Kanit Reskrim Polsek Rambutan Tebingtinggi Iptu Baringin Jaya SH  saat perlihatkan tersangka Muhammad Reza. *hariancentral.com-Ist

TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Selama 10 bulan kabur dari persembuyian. Muhammad Reza (28), warga Jalan Tengku Sei Beringin Kelurahan Tebingtinggi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, yang merupakan masuk daftar pencarian orang (DPO)  oleh pihak kepolisian Polsek Rambutan Kota Tebingtinggi, akhirnya petugas baru-baru ini berhasil meringkus tersangka dari kediamannya.

Kapolsek Rambutan, AKP Supendi SH melalui Kanit Reskrim Polsek Rambutan Iptu Baringin Jaya SH yang ditemui Sabtu (15/4/2017) siang sekira pukul 14.30 Wib mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap pelaku Reza yang dilakukan pada Jumat (14/4/) malam lalu dari kediamannya setelah adanya informasi yang mengatakan bahwa tersangka Reza telah kembali dari tempat pelarianya selama ini.

"Tersangka Reza kita tangkap karena terlibat dalam kasus perampokan yang terjadi pada Sabtu (25/6/2016) tengah malam lalu di toko klontong sekaligus kediaman Lily Wahyuli (38) yang berada di Jalan Bawang Putih Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi," terang Iptu Baringin Jaya.

Dijelaskan, selain berhasil mengambil paksa barang-barang milik korban, pelaku Reza bersama dua orang temannya yang sebelumnya telah diringkus dan kini sedang menjalani hukuman di Lapas Klas II B Pusara Pejuang Tebingtinggi melakukan penganiayaan terhadap korban dan seorang anak lelaki korban.

"Selain mengambil cincin, kalung, uang tunai sebesar Rp12 juta dan satu unit laptop serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX milik korban, ketiga pelaku juga menganiaya korban dengan membenturkan kepala korban ketembok hingga korban harus dirawat di rumah sakit," ujar Iptu Baringin Jaya.

Setelah melihat ketiga pelaku kabur dengan mengunakan sepeda motor Kawasaki Ninja dan sepeda motor milik korban, anak korban Jimmi (15) kemudian berteriak minta tolong hingga para tetangga dan warga yang berada disekitar lokasi kejadian berbondong bondong mendatangi kediaman korban, selanjutnya memberikan pertolongan dengan membawa Lily dalam kondisi luka-luka dan tidak sadarkan diri ke RSUD Dr H Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.  "Hingga saat ini kita masih terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, dan akibat perbuatanya tersebut, tersangka akan dijerat dengan melanggar Pasal 365 ayat (1) KUHPidana," tegas Iptu Baringin Jaya.

Kepada petugas, tersangka Reza yang mengaku juga pernah melakukan pencurian pada tahun 2010 lalu dikediaman salah seorang Jaksa yang berada di Jalan Rumah Sakit Kota Tebingtinggi mengatakan jika dirinya selama ini kabur dan bersembunyi di kediaman Bibinya yang berada di Kabupaten Lubuk Linggau Sumatera Barat.

Namun karena dirinya rindu  kepada ketiga anaknya, tersangka nekat pulang ke Kota Tebingtinggi hingga dirinya akhirnya berhasil diringkus pihak Kepolisian Polsek Rambutan.

"Setelah uang hasil penjualan barang-barang rampokan itu kami bagi tiga, aku langsung kabur ke Lubuk Linggau, dan selama disana aku bekerja sebagai pelayan disalah satu rumah makan. Namun karena rindu dengan ketiga anakku, aku akhirnya nekat pulang ke rumah," ujar tersangka Muhammad Reza. *RED


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…