Diduga Dirampok, Satu Keluarga Mandor Pupuk Dibunuh - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Monday, 10 April 2017

Diduga Dirampok, Satu Keluarga Mandor Pupuk Dibunuh

TEKS FOTO: Korban Pembunuhan. *hariancentral.com-Ist


Data yang dihimpun 5 korban tewas mengalami luka-luka senjata tajam, sementara korban berinisal KA (4), kritis dan sedang dirawat di Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan Tanjung Mulia.Tewasnya satu keluarga tersebut diduga terjadinya perampokan.

Informasi yang dihimpun Yudi (13) seorang saksi y yang juga selaku tetangga korban menuturkan pada hari Sabtu, sekira pukul 23.00 WIB, terlihatnya ada dua orang tak dikenal masuk ke rumah korban, sekitar satu jam lamanya, orang tak dikenalnya membawa sepeda motor korban jenis Honda vario berwarna putih dengan keadaan kencang dan terburu buru.

Terpisah, menurut Wagiman selaku orang tua korban mengatakan korban sehari hari adalah seorang pekerja dengan jabatan mandor di sebuah pergudangan pupuk di Kawasan Industri Medan (KIM), dan yang sering terlihat mengunjungi rumah korban adalah pegawainya seorang perempuan dengan jabatan sebagai kerani di tempat korban bekerja.

Sementara, Kepala Lingkungan, Setiawan Budiono mengetahui setelah mendapatkan laporan dari warga bahwasannya telah terjadi pembunuhan di rumah RO Minggu (9/4) sekira pukul 09.30 WIB. Dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi, mendatangi lokasi kejadian, dan langsung petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti lainnya.

“Petugas masih melakukan olah TKP dan keterangan para saksi-saksi dan barang bukti lainnya, sambil menunggu hasil dari tim labfor dan kemudian untuk dievakuasi para jenazah korban tersebut,” terang Yemi.

Tak hanya itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Rycko Ahmelza Dahniel didampingi Kasat Reskrim Polres Belawan Akp Edi Safari juga menyambangi korban pelaku pembunuhan tersebut.

Kapolda Sumut berjalan kaki menuju rumah korban pembantaian tersebut. "Kita turut berduka cita terhadap apa yang menimpa keluarga bapak Rianto, kita akan terus berupaya untuk mengungkap kasus ini," ujar Rycko. Dijelaskan Kapolda Sumut, pelaku pembunuhan diduga orang yang dikenal korban.

"Ini pembunuhan berencana, sepeda motor korban dan handphone diambil," ujar Rycko kepada wartawan sembari meninggalkan lokasi. *RED 










No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here