Bupati Simalungun Menanam Pohon Pada Paskah Bersama Anggota Gereja UEM - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 20 April 2017

Bupati Simalungun Menanam Pohon Pada Paskah Bersama Anggota Gereja UEM




TEKS FOTO: Penanaman pohon di halaman Gereja HKI oleh Bupati Simalungun, Ketua Moderator UEM dan Pimpinan Gereja Anggota UEM. *hariancentral.com-Ist

SIMALUNGUN-hariancentral.com: Dalam suasana Perayaan Paskah, Bupati Simalungun, Dr JR Saragih SH MM, baru-baru ini menghadiri  pelaksanaan perayaan Paskah bersama dan Walk A Mile, Gereja-gereja Anggota UEM (United Evangelical Mission) yang dipusatkan di Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

United Evangelical Mission (UEM) merupakan persekutuan satu Lembaga Diakonia Bethel dan 35 Gereja di tiga benua yakni Eropa, Afrika dan Asia.

Perayaan Paskah ini mengangkat Thema “Bumi untuk anak dan berbagi kabar baik dalam aksi bagi anak yang berkekurangan” dan Sub Thema “melalui perayaan Paskah bersama dan walk a mile, Gereja-Gereja anggota UEM terpanggil mewariskan bumi untuk masa depan anak serta mendukung Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata.”

Acara Perayaan Paskah tersebut diawali dengan Ibadah singkat di Gereja HKI (Huria Kristen Indonesia) Parapat, selanjutnya penanaman pohon di halaman Gereja HKI oleh Bupati Simalungun, Ketua Moderator UEM dan Pimpinan Gereja Anggota UEM. Dilanjutkan dengan Gerak jalan santai “walk a mile” ke Pantai Bebas, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara untuk mengikuti Ibadah Perayaan Paskah Bersama.

Bupati Simalungun setibanya di Pantai Bebas, Parapat, Kabupaten Simalungun, disambut dengan tari-tarian tor-tor Cawan yang dipersembahkan oleh PNB HKI Parapat. Selanjutnya juga ditampilkan Visualisasi Yesus dan anak-anak yang terpinggirkan, Kidung Pujian dari Yapentra GKPI, Koor dari HKI Resort Parapat dan Tari- tarian dari Sendra Tari HKI Parapat dan Ajibata.

Pimpinan Huria Kristen Indonesia (HKI) Pdt M Pahala Hutabarat  mengatakan seluruh Gereja yang bersatu di dalam United Evangelical Mission (UEM) mendukung kinerja Bupati Simalungun JR Saragih untuk membangun destinasi Danau Toba lebih indah lagi.

Dirinya juga mengapresiasi kepedulian Bupati terhadap anak-anak terlantar dan para penyandang disabilitas. "Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi dalam membangun Danau Toba melalui 8 Kabupaten yang mengelilingi Danau Toba yang ada di Sumatera Utara, salah satunya Kabupaten Simalungun. Oleh karenanya, dengan keakraban kami ini bisa menjadi bentuk dukungan kami terhadap Bupati Simalungun JR Saragih dalam memperindah Danau Toba," ujarnya.

Diakuinya lagi, seluruh Gereja yang tergabung di United Evangelical Mission (UEM) terus berdoa dalam kinerja semangat baru Sumatera Utara yang menjadi kekuatan Bupati JR Saragih dalam membangun Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Bupati Simalungun Dr JR Saragih yang didampingi para kepala SKPD Kab  Simalungun menyampaikan bahwa Pantai Bebas yang ada di Parapat, Kabupaten Simalungun baru saja dibenahi sekira dua tahun lalu. Bahkan, sekarang sudah menjadi ikon Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

 Bupati juga menyatakan bahwa dirinya ingin menjadi garam dan terang dan menjadi pelayan lewat jabatan yang di amanahkan untuk membantu sesama. 

"Ada dua event besar di sini, pertama saat Presiden Jokowi hadir untuk membawa Danau Toba dikenal dunia, bahkan beliau menginap di sini. Kedua, hari ini bergema seluruh Pimpinan Gereja untuk memuliakan nama Tuhan dipercaya Kabupaten Simalungun sebagai tempat pelaksanaan seluruh Gereja yang tergabung di United Evangelical Mission (UEM)," paparnya tersenyum.

Pada acara tersebut Bupati Simalungun meyumbangkan dana sebesar Rp40 juta untuk membantu panitia dan sumbangan untuk orang-orang yang kurang mampu.

"Kita bisa melihat ciptaan Tuhan melalui Danau Toba karena Danau Toba milik kita bersama, kita menyadari ada penggalangan dana untuk orang-orang tidak mampu melalui Gereja. Oleh karenanya, kami sebagai Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara turut menyumbang dana," tukasnya.

Khotbah yang disampaikan oleh Ketua Moderator UEM Pdt Willem Simarmata STh MA, menyampaikan bahwa salib bukanlah sebagai simbol kematian, salib adalah tanda kemenangan, pengharapan dan tanda bagi kita untuk berkarya bagi kemanusiaan.

Dirinya juga menambahkan bahwa Gereja harus menunjukkan konsistensinya dalam melawan segala upaya pengrusakan Bumi. “kebangkitan Yesus mengajak kita untuk berbuat lebih baik bagi kelangsungan lingkungan hidup untuk kita wariskan kepada anak cucu kita,”pungkasnya. *RED

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here