TEKS FOTO: Bandara Kualanamu International Airport. *hariancentral.com-Ist


DELISERDANG-hariancentral.com: PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu hingga saat ini hanya memiliki izin menyimpan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hal itu dikatakan Kepala Bidang PPL dan KL Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang, Elina Sari.

Disebutkan Elina, izin pengolahan limbah dari operasional bandara maupun pesawat belum dimiliki, mengingat Bandara Kualanamu belum memiliki tempat pengolahan limbah B3.

“Terkait adanya informasi mengenai keluarnya limbah B3 dari bandara tentu itu tanpa sepengetahuan pihak BLH Deliserdang,” ujar Elina, Selasa (4/4).

Menurut Eliana, jika ada limbah yang dibawa keluar apa lagi sampai ke Pulau Jawa tanpa seizin BLH Deliserdang, sudah jelas melanggar aturan.

“Jadi, pihak berwajib bisa melakukan penindakan, mengingat untuk mengelola limbah B3 ini tidak boleh dianggap sepele, karena limbah ini berbahaya dan dapat mencemari lingkungan,” tambah Elina.

Sementara, Junior Manager Humas Bandara Kualanamu, Abdi Nugroho saat dikonfirmasi mengatakan, jika pihak bandara sudah membuat tempat penampungan sementara untuk limbah.

“Jadi, hanya tinggal izinnya saja yang belum dimiliki, karena masih dalam proses di BLH,” tutur Abdi. *RED


Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours