Asimilasi Batal karena Jalani Hukuman Kasus Pengalihan Lahan PT KAI : Rahudman Batal Hirup Udara bebas

TEKS FOTO: Rahudman Harahap saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Medan. *hariancentral.com-Ist MEDAN-hariancentral.co...


TEKS FOTO: Rahudman Harahap saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Medan. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Keinginan mantan Walikota Medan, Rahudman Harahap bisa menghirup udara bebas (asimilasi), karena sudah masa pidana pertama telah usai tidak terlaksana. Pasalnya, Rahudman masih menjalani hukuman penjara lain yang kasusnya masih dalam proses upayaa kasasi.

Saat ini Rahudman mendekam dalam penjara Lapas Klas IA Tanjunggusta, Medan. Dan, menjadi terpidana kasus-kasus korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan tahun anggaran 2005 dan telah divonis lima tahun penjara.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum dan HAM) Sumut memastikan, Rahudman tidak akan menjalani asimilasi pada kasus pertamannya. Keputusan ini menyusul, kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dikabulkan Mahkamah Agung (MA) pada Desember 2016 silam.

Atas putusan tersebut, Majelis Hakim menghukum Rahudman terkait dugaan tindak pidana korupsi pengalihan hak atas tanah Negara milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Jawa Medan, dengan pidana 10 tahun penjara, denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan.

 “Ada dua putusan pengadilan. Yang pertama di Pengadilan Tipikor Medan, kedua ternyata ada putusan dari MA. Itu yang jadi persoalan, kita sebelumnya belum mengetahui sidangnya ada di Jakarta. Itu asimilasi untuk putusan pertama, sementara tiba-tiba datang putusan dari Jakarta menghukum 10 tahun penjara,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas Kemenkum dan HAM) Sumut, Hermawan Yunianto, Selasa (18/4).

Atas putusan kasasi MA, Rahudman dipastikan tidak akan diberikan asimilasinya. Kemenkum dan HAM Sumut telah mengusulkan ke Kemenkum dan HAM Pusat untuk pembatalan asimilasi Rahudman.

“Dibatalkan. Kami sudah usulkan ke Pak Menteri untuk membatalkan asimilasinya karena dia mendapat putusan dari Jakarta (MA). Sudah kami usulkan. Saya kurang tahu pasti kapan, tapi yang pasti sudah kami usulkan. Intinya asimilasi Rahudman tidak bisa dilaksanakan,” ujar Hermawan.

Diketahui, MA dalam putusan kasasinya menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan kepada Rahudman dan Direktur Utama PT Agra Citra Kharisma (Dirut PT ACK), Handoko Lie. Ini dugaan tindak pidana korupsi pengalihan hak atas tanah negara milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Jawa Medan.

Hukuman penjara dari MA itu, merupakan kali kedua setelah menjalani hukuman 5 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan tahun anggaran 2005.

Peninjauan Kembali

Sementara itu, mantan Walikota Medan, Rahudman Harahap melalui kuasa hukumnya, Ramli Tarigan tak menerima putusan MA. Ia akan melakukan upaya hukum lanjutan yakni Peninjauan Kembali (PK).

“Kita lakukan upaya hukum lanjut, berupa PK dalam kasus ini,” sebut Ramli Tarigan selaku kuasa hukum Rahudman Harahap kepada wartawan baru-baru ini..

Dia mengungkapkan belum bisa membeberkan lebih jauh soal PK tersebut. Karena, pengajuan PK akan kembali dimusyawarahkan seluruhnya ke langkah-langkah dalam PK tersebut. ”Tapi, saya laporkan dulu sama ketua tim kuasa hukum,” sebutnya.

Sebelumnya, Handoko Lie dan Rahudman Harahap sempat divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dalam kasus ini. Setelah itu, jaksa langsung ajukan kasasi atas putusan bebas tersebut ke MA.

Untuk diketahui, Rahudman Harahap bersama mantan Direktur Utama (Dirut) PT ACK, Handoko Lie diduga mengalihkan lahan perusahaan Jawatan Kereta Api (sekarang PT KAI) menjadi hak pengelolaan tanah Pemda Tingkat II Medan tahun 1982. Lahan itu, merupakan aset dari PTKAI di Jalan Jawa, Medan Timur, Kota Medan.

Para terpidana juga diduga melakukan tindak pidana penerbitan hak guna bangunan atas lahan tersebut tahun 1994 lalu, pengalihan hak guna bangunan tahun 2004 dan perpanjangan hak guna bangunan tahun 2011. *RED



COMMENTS

Name

Akomodasi,4,APBD,2,Berita Dalam Kartun,1,Bisnis,22,BPJS,2,Budaya,3,BUMD,1,BUMN,8,BUSINESS,10,Central Bisnis,7,Central daerah,124,Central Iklan,8,Central kota,150,Central Marcomm,3,daerah,427,Destinasi,26,Economy,11,Ekonomi,47,entertaiment,1,Fashion,2,Ganja,1,Health,8,Hukum,95,Iklan,134,Info Penting,3,Internasional,30,IPTEK,22,Jakarta,3,JAKSA,2,JAKSA AGUNG RI,1,Jurnalis,8,Kajatisu,2,KDRT,1,kesehatan,34,Kolom SKPD,202,Korupsi,8,KPK,1,KPU,3,Kriminal,158,Laka Lalu Lintas,12,LIFE STYLE,6,Medan,645,Motivasi,28,Narkoba,91,Nasional,23,NEWS,933,Okermas dan LSM,1,OKP,3,Olahraga,23,Ormas,1,OTT SABER PUNGLI,3,p,1,Parpol,3,Pemkab,104,Pemko,48,Pemko Medan,30,Pemprovsu,174,Pendidikan,111,Pengadilan Negeri,1,Perbankan,5,Pilkada,1,PLN,1,Polri,56,Property,6,PT PLN,3,Pungli,1,RAGAM,156,relgius,72,Resepsi,1,SARA,1,SKPD,3,SPORT,1,SPORTS,34,Ticketing,3,TNI,86,TNI-POLRI,19,TRAVEL,20,UKM,1,Wakil Rakyat,77,
ltr
item
HarianCentral.com: Asimilasi Batal karena Jalani Hukuman Kasus Pengalihan Lahan PT KAI : Rahudman Batal Hirup Udara bebas
Asimilasi Batal karena Jalani Hukuman Kasus Pengalihan Lahan PT KAI : Rahudman Batal Hirup Udara bebas
https://4.bp.blogspot.com/-hvbEqjka6H8/WPYzJHER20I/AAAAAAAADns/15wVB9qEEqgXw-glAGiRi4GcdNR6TsJdwCLcB/s640/Foto%2BHeadline%2B1%25282%2529.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-hvbEqjka6H8/WPYzJHER20I/AAAAAAAADns/15wVB9qEEqgXw-glAGiRi4GcdNR6TsJdwCLcB/s72-c/Foto%2BHeadline%2B1%25282%2529.jpg
HarianCentral.com
http://www.hariancentral.com/2017/04/asimilasi-batal-karena-jalani-hukuman.html
http://www.hariancentral.com/
http://www.hariancentral.com/
http://www.hariancentral.com/2017/04/asimilasi-batal-karena-jalani-hukuman.html
true
8011075456760174437
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy