Skip to main content

Pelaku Cabul, Duda Beranak Satu Babak Belur Dihajar Massa

MEDAN-hariancentral.com: Seorang duda beranak satu yang bernama Putra (25) warga Gang Sadon, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal babak belur dihajar massa dan nyaris dibakar akibat perbuatannya mencabuli Bunga (6), Rabu (22/03/17) Siang.

Pelaku yang bekerja sehari-hari  mengantar air minum merk Amstrong, melakukan perbuatan cabul terhadap korban (Bunga) di Dusun I Desa Paya Geli di salah satu rumah kosong.

Saat sedang menjalankan aktifitasnya (mengantar air isi ulang). Pria asal Nias ini melihat korban bersama temannya sedang asik bermain di dekat Rumah kosong. Bak macam yang sedang mengamati mangsanya, pelaku langsung menghampiri Bunga dan mengajaknya masuk kedalam rumah kosong tersebut.
Setibanya didalam rumah kosong, pelaku membujuk korban agar aksinya dapat terlaksana. Pelaku mulai melucuti pakaian korban hingga telanjang.

Perbuatan pelaku tidak berhenti sampai disitu, pria berambut pirang ini langsung memegangi alat kemaluan dan menciumi korban hingga korban nyaris kesakitan.

Untungnya, disaat pelaku ingin melampiaskan nafsu bejatnya, terdengar suara deringan Hp miliknya. Pelaku menghentikan aksinya sejenak.

Panggilan Hp tersebut rupannya langganan air minumnya minta cepat diantarkan. Pelaku beranjak meninggalkan korban.

Melihat kesempatan ini korban langsung memakai bajunya dan berlari pulang kerumahnya.
Setibanya di rumah, korban menceritakan kepada orangtuanya atas kejadian yang dialaminya.
" mak aku diciumi sama tukang air." kata korban kepada orangntuanya.

Mendengar kejadian ini Ayah korban (Ali) langsung mencari pelaku. Ali menghampiri setiap pengedar air yang melintas di depan rumahnya.

Tanpa disengaja pelaku melintas di depan rumahnya, langsung korban mengatakan.
"ia itu orangnya yang nganui awak," kata korban kepada sang ayah.

Masyarakat yang mengetahui hal ini langsung berang dan menghakimi korban hingga babak belur.
Melihat perbuatan massa sudah membabi buta bahkan ada yang menyiram bensin terhadap pelaku, Ayah korban (Ali) langsung melindungi korban agar massa menghetikan perbuatannya.

Disaat bersamaan Petugas Sabhara Polsek Sunggal yang berpatroli keliling langsung mengamankan Pelaku.
Melihat keadaan palaku yang sekarat Petugas Sabhara membawa pelaku ke Mako Polsek Sunggal untuk di lanjutkan ke Rumah Sakit guna peyelamatan.

Terpisah, Kapolsek Medan Sunggal ketika diwawancarai kru koran ini mengatakan. Masih memeriksa beberapa saksi. "Kita periksa dulu saksinya. Untuk lengkapnya nanti dulu ya bang," Katanya.

Tetangga Putra sendiri ketika ditemui awak koran ini mengatakan. Putra sudah lama cerai dengan sang Istri." Dulu dia (Putra) sama anaknya tinggal dirumah itu. Sekarang sudah cerai, gak tau karna apa," Ucap Nabila. *MRH

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…