TEKS FOTO: Novi Zulkarnain, Staff PD Pasar Medan Dikonfirmasi Di Lokasi PD Pasar  Petisah Medan. *hariancentral.com-ist

MEDAN-hariancentral.com: Kericuhan di kantor PD Pasar kota Medan terdengar nama seorang personel kepolisian, Bripka JPS. Yang diduga para pegawai PD Pasar merupakan otak dari kekisruhan yang terjadi di perusahaan plat merah milik Pemko Medan tersebut. 

Para pegawai PD Pasar yang ribut di halaman Lt.3 PD Pasar menyebutkan bahwa Bripka JPS merupakan Direktur bayangan dari Dirut PD Pasar Medan, Rusdi Sinuraya., Kamis (2/3).

Sejak menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya dituding kerap sesuka hatinya mengeluarkan kebijakan.

Adapun hal yang membuat pegawai di PD Pasar Petisah resah yakni pencopotan sejumlah pegawai tanpa adanya alasan yang jelas.

"Kami menganggap pak Rusdi itu gagal memimpin. Sejak beliau menjabat, pendapatan PD Pasar menurun," kata Novi, mantan Kepala Bagian Kepegawaian PD Pasar Petisah yang dibuang secara sepihak.

Novi mengatakan, tak hanya bertindak sewenang-wenang, Rusdi juga meminta pegawai PD Pasar melakukan pungutan liar. Ada beberapa pengutipan yang tarifnya dinaikkan begitu saja.

"Apa yang sudah dibuat. Sampah ajapun gak terangkat di Pasar Petisah ini. Semua amburadul," kata wanita berhijab hitam ini.

Novi terpaksa melawan atasannya itu lantaran kebijakannya merugikan banyak pihak. Apa yang disampaikan Novi ini didukung oleh puluhan pegawai di PD Pasar Petisah.

"Memang nggak cocok Rusdi itu jadi Dirut PD Pasar. Entah apa yang dibuatnya," cetus sejumlah pegawai yang keluar dari ruang rapat.

Puluhan pegawai Perusahaan Daerah (PD) Pasar Petisah meminta Direktur Utama PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya dicopot dari jabatannya.

Sebab, sejak Rudi dilantik pada 9 Januari 2017 kemarin, banyak pegawai yang dibuang secara sepihak.
"Contohnya saya sendiri. Saya tidak tahu apa masalah saya, tapi saya dicopot sebagai Kepala Bidang Kepegawaian," kata Novi.

Wanita berkerudung hitam ini mengatakan, pencopotan dirinya dan sejumlah pegawai lain menimbulkan kekisruhan di PD Pasar, Medan Petisah.

"Kalau nggak dicopot, makin gawat nanti. Ya, saya minta pak Rusdi dengan besar hati mundur dari jabatannya," ungkap Novi.

Selain masalah pencopotan pegawai, ricuhnya pegawai akibat adanya aksi rencana penikaman yang nyaris dialami Kepala Cabang II Pasar Petisah bernama Syaiful Akhyar. Akibat insiden ini, para pegawai lain yang ketakutan melakukan aksi di kantornya.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi terkait oknum Polisi yang menjadi dalang alias provokasi di PD Pasar mengatakan bahwa telah menerima laporan pegawai PD Pasar di Bid Propam.

 “Saya sudah cek ke Propam dan segera kita proses laporannya,” pungkas mantan Kapolres Binjai tersebut. *MRH

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: