Skip to main content

Menumbuhkan Minat Generasi Muda terhadap Karya Seni : RKI Launching Kelender Kegiatan




TEKS FOTO: RKI menggelar konfrensi pers Launching Kelender Kegiatan Rabu (8/3) di Sekretariat RKI Caldera Café Jalan Sisingamangaraja Medan. *hariancentral.com-ist

Medan-CENTRAL: Dalam menumbuhkan minat generasi muda terhadap karya seni. Rumah Karya Indonesia (RKI), menggelar Launching Kalender  menjalankan misi untuk menggali dan mengembangkan keragaman, menciptakan iklim yang kondusif, Rabu (8/3) di Sekretariat RKI Caldera Café Jalan Sisingamangaraja Medan.

Direktur RKI, Ojax Manalu dalam konfrensi pers kepada wartawan, mengatakan RKI adalah sebuah lembaga kaum muda tempat wadah penyatuan ide dan gagasan. Dan menuangkannya dalam bentuk karya seni budaya dan wisata, yang mengangkat nilai-nilai potensial di Indonesia khususnya Sumatera Utara.

"Dikatakan Ojax, RKI sudah berdiri 3 tahun yang lalu dari para kreator muda dan telah melaksanakan beberapa agenda kegiatan seperti  Jong Bataks Arts Festival, Dokan Arts Festival, Geo Bike Caldera Toba dan Silahisabungan Arts Festival," sebutnya.

"Selama kegiatan itu berlangsung banyak peningkatan peserta dan pengunjung setiap lokasi diselenggarakan. Kali ini, launching kalender kegiatan RKI 2017 kembali menyelenggarakan diantaranya, (Bukan) Opera Batak “Ponggol” (24-25 Maret di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) dan 18-19 Agustus di Gedung Serba Guna Universitas Nomensen P.Siantar)," terangnya.

"Selanjutnya, Geo Bike Caldera Toba #3 (7-9 April dan 8-10 September di 7 Kabupaten Kawasan Danau Toba), Dokan Arts Festival #3 (11-13 Mei di Desa Dokan, Kabupaten Karo), Silahisabungan Arts Festival #2 (21-23 Juli di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi),  Onan Na Marpatik (1-2 September di Kabupaten Samosir), Jong Bataks Arts Festival #4 (25-28 Oktober di Lapangan Merdeka Medan), Lake Toba Film Festival (1-2 Desember di Kabupaten Samosir)," tuturnya.

Ojax menambahkan, untuk menjalankan kegiatan ini pemerintah daerah sangatlah penting untuk ikut berperan serta, karena dalam kegiatan yang akan diselenggarakan tentu perlu biaya,dan sokongan pemerintah daerah.

“Fokus wilayah kegiatan RKI 2017 ini, ada diseluruh kawasan Danau Toba  yang merupakan destinasi wisata, yang menjadi target pembangunan ekonomi masyarakat setempat,” tegasnya.

"Ojax menerangkan, cita-cita RKI adalah untuk memaknai, merawat dan menghidupi tradisi Budaya lokal daerah setempat, dan memajukan pariwisata sebagaimana fokus wilayah kegiatan Rumah Karya Indonesia di tahun 2017," terangnya. *JEF


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…