TEKS FOTO: Ratusan massa Pospera demo ke DPRD Sumut menyerukan rakyat bersatu untuk melawan imprealisme Freefort. *hariancentral.com-Anton Siahaan

MEDAN-hariancentral.com: Ratusan massa dari Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) yang dikomandoi Sadam Husein Sianturi berunjukrasa di depan Gedung DPRD-SU Selasa (7/3).

Massa menyerukan, agar segera membangun persatuan segenap rakyat Indonesia untuk menghadapi Freefort dan kekuatan-kekuatan imprealisme asing yang selama ini secara tidak adil merampok asset dan kekayaan alam Indonesia beserta para kolaboratornya didalam negeri.

Sudah waktunya praktek ketidak-adilan atas kekayaan sumber daya alam  diakhiri. Gagasan nawacita dan triakti mesti harus digaungkan setelah adanya kasus PETRAL di migas pada tahun 2015.

Lalu kini menjadi momentum berikutnya untuk  urusan Freeport. Sebagaimana issu nasional yang sedang berkembang dimana kisruh antara Pemerintah Indonesia dengan Freeport  yang mendesak perusahaan asing tersebut untuk mendivivestasikan sahamnya sebesar 51%, namun oleh pihak Management Preeport yang terus membandel,  memilih menolak kebijakan Pemerintah ini.

Kesamaan Sikap Pospera

diseluruh Indonesia yang melakukan aksi bersamaan  turun kejalan dimasing-masing kota maupun seluruh wilayah menyampaikan aspirasi beserta tuntutan.

Mendukung sepenuhnya Presiden Jokowi dan Mentri ESDM untuk tidak ragu-ragu dalam menghadapi PT Freeport  mengingat kekayaan alam dan asset yang ada di bumi Indonesia ini harus dilindungi  dan digunakan sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat sesuai amanat pasal 33 Undang-Undang Dasar tahun 1945.

Mengecam keras sikap elit PT Freeport yang menjadikan buruhnya menjadi tameng untuk menekan Pemerintah.

"Jika PT Freeport tetap keras kepala dan tidak mau tunduk kepada hukum serta peraturan yang ada di Indonesia maka dengan ini Pospera mengajak untuk mendesak Negara untuk melakukan langkah nasionalisasi  tambang dan asset Freeport untuk dikelola oleh Pemerintah.," tegasnya.

Pemerintah dapat mengelola melalui kerjasama Badan Usaha Milik Negara (BUMN ) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD ) maupun koperasi rakyat  sebagai representatif perwakilan rakyat atas pengelolaan, pengerusan  kekayaan alam plus asset. *AAN
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: