TEKS FOTO: Suasana Pasar Kampunglalang setelah terkena dampak penggusuran dengan cara kekerasan tanpa kordinas dengan para pedagang, Kamis (23/3) pagi dini hari. *hariancentral.com-Irwan Manalu

MEDAN-hariancentral.com: Ratusan Pedagang Pasar Kampung Lalang menolak dilakukannya revitalisasi pasar Kampung Lalang yang telah mulai dilaksanakan setelah digusurnya para pedagang pasar tradisional, Kamis (22/3) dini hari.

Kondisi pasar tradisionil itu tampak hancur berantakan, rata dengan tanah setelah aparat Pemko Medan meluluhlantakkan bangunan kios milik para pedagang.

Alasan penolakan revitalisasi para pedagang disebabkan, tidak adanya kepastian hukum yang diberikan Pemko Medan atau PD Pasar Kota Medan kepada para pedagang. Para pedagang yang terkena dampak penggusuran saat ini telah kebingunan mencari tempat untuk berjualan pasca dilakukannya penggusuran oleh tim penertiban dari Satpol PP dan pihak Polrestabes Kota Medan.

“Kami mempertanyakan keberadaan dan nasib para pedagang yang ada berjualan di Pasar Kampung Lalang nantinya apakah masih para pedagang lama atau tergantikan dengan pedagang baru. 

Kami melihat tidak jelasnya konsep pembangunan Pasar Kampung Lalang setelah direvitalisasi nantinya. Namun saat ini kami masih kesulitan mencari tempat untuk berjualan melanjutkan nafkah kami sehari-hari, sehingga kami telah kehilangan mata pencaharian kami,” terang, I Manalu salah seorang pedagang yang jadi korban.

Akibat penggusuran yang dilakukan PD Pasar Medan bersama Satpol PP Medan, membuat para pedagang pasar tradisional kampung lalang menyatakan sikap yakni, Mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan aparat Satpol PP, Polisi Polrestabes Medan.

Pembohongan

Menuntut supaya Dirut PD Pasar Kota Medan segera dicopot, karena Dirut PD Pasar Kota Medan telah melakukan pembongkaran paksa Pasar Kp Lalang tanpa adanya kesepakatan tertulis antara Pedagang Pasar Kp Lalang dengan PD Pasar kota Medan.

Dirut PD Pasar Medan melakukan pembohongan publik, baik kepada Komisi C DPRD Kota Medan, maupun kepada para pedagang Pasar Kp Lalang dan masyarakat umum (pemberitaan media).

Dirut PD Pasar Kota Medan dengan tidak berprikemanusiaan telah memaksa para pedagang Pasar Kp Lalang untuk membongkar dan memindahkan barang dagangannya pada saat tengah malam.

Para pedagang juga menuntut, agar segera mencopot Kepala Satuan Polisi Pamong Praja karena eksekusi yang dilakukan tidak memenuhi mekanisme yang sebenarnya. Sekaligus meminta pertanggungjawaban Walikota atas tindakan aparatur bawahannya (Satpol PP dan PD Pasar Kota Medan) yang diluar kendali sistemnya. 

Bila tindakan eksekusi Pasar Kp Lalang merupakan perintah Walikota langsung, maka kami menuntut Walikota harus mundur.

Dirut PD Pasar Jamin

Para pedagang Pasar Kampung Lalang khawatir tidak mendapat kios pasca pasar Kampung Lalang direvitalisasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang, Kamis (23/3) dini hari.

Menilik hal ini Dirut Perusahaan Daerah (PD) Pasar menegaskan, bahwa pihaknya menjamin bahawa seluruh pedagang akan mendapatkan kios."Saya yang jamin mereka mendapatkan kios. Buat ini jadi judul besar agar mereka (pedagang) tidak khawatir," ucap Rusdi, Kamis (23/3).

Ia menjelaskan penertiban Pasar Kampung Lalang merupakan cermin kesuksesan PD Pasar, pasalnya sudah lama pasar ini dijadwalkan direvitalisasi namun tak kunjung terealisasi.

Penertiban sebutnya telah mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk DPRD Medan."Sudah pasti didukung,kalau tidak dari mana datang anggaran Rp27 miliar itu? Sudah lebih dari dukungan pun ini," sambungnya.

Terkait masih dikuncinya Tempat Penampungan Sementara di Jalan Gatot Subroto Km 8,2 dan adanya kabar bahwa masa sewa lahan penampungan telah jatuh tempo, Rusdi langsung membantah. Ia mengakui bahwa lahan tersebut sempat habis masa kontrak namun telah diperpajang.

"Mereka yang gak mau masuk, jadi kami kunci kembali. Lahan ini sudah diperpanjang, kapan saja pedagang yang mau masuk kami persilahkan," tutur Rusdi mengakhiri. *RED



Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: