TEKS FOTO: Kapolsek Medan Barat Kompol Viktor Ziliwu didampingi Kanit reskrim Iptu Rusdi Marzuki memaparkan tersangka. *hariancentral.com-ist

MEDAN-hariancentral.com: Satu dari dua pelaku pembunuhan di Cafe Mami Jalan Mayor Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, diringkus petugas Kepolisian Polsek Medan Barat. Dua pria menghabisi nyawa korban Ikhwan (40) warga Jalan Sei Bilah Langkat, Jumat (10/2) kemarin.

‎Atas kejadian itu, petugas mengamankan satu dari dua orang pelaku pembunuhan, Selasa (21/2). Tersangka IS (32), warga Jalan  KL Yos Sudarso Komplek Pajak Mayor Kelurahan P Brayan Kota Kecamatan Medan, dibekuk setelah dilumpuhkan petugas dengan timah panas, lantaran mencoba melarikan diri.

Kapolsek Medan Barat Kompol Viktor Ziliwu didampingi Kanit Reskrim Iptu Rusdi Marzuki, kejadian penganiayaan yang berujung kematian ini bermula ketika korban hendak pulang dari Kafe Mami, Jumat (10/2) sekitar pukul 03.30 WIB.

"Ketika hendak pulang, korban dimintai uang ‎parkir padahal jelas korban berjalan kaki, sempat terjadi keributan dan akhirnya dipisahkan," ujar Viktor kepada wartawan.

Keributan itu membuat tersangka IS yang merupakan anak pemilik Kafe, dan B pekerja Kafe menjadi berang. Viktor mengatakan, kedua tersangka lalu mengendarai sepeda motor Yamaha RX King dan kembali mengejar korban, dan menganiayannya menggunakan senjata tajam dan balok.

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit, dan sesampainya di kampung halamannya Langkat, korban meninggal dunia, korban meninggal karena mengalami luka benda tumpul dan luka senjata tajam," terang Viktor.

Mantan Kapolsek Sunggal Medan ini melanjutkan, polisi yang mendapat laporan itu lalu melakukan penyelidikan. "Tersangka Irin Silitonga sempat melarikan diri keluar kota, dan tadi pagi ditangkap, dan diberikan tindakan tegas karena dia melawan saat ditangkap," ujarnya.

Polisi kini memburu satu tersangka lain berinisial B yang merupakan pekerja Kafe. "Kita imbau tersangka (B) agar menyerahkan diri, bila tidak akan diberikan tindakan tegas terukur," tandasnya.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 Subsider 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. *MRH

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: