Pengerjaan Fisik Dana Desa Di Kutakepar Rampung - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 16 February 2017

Pengerjaan Fisik Dana Desa Di Kutakepar Rampung



TEKS FOTO: Lajim Barus, Advent Perangin-angin dan warga Kutakepar pada Rabat Beton jalan menuju Desa yang telah selesai dibangun. *hariancentral.com-Proklamasi Ginting

TANAH KARO-hariancentral.com: Desa Kutakepar merupakan salah satu Desa terpencil, dari 17 Desa yang ada di Kecamatan Tiganderket. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari Ibukota Kecamatan Tiganderket, yang jalannya sejak dahulu hingga sekarang belum pernah tersentuh aspal dan masih menggunakan jalan tanah serta bebatuan.

Ada sekitar 60 KK 190 jiwa warga yang tinggal di Desa ini, masih mendambakan pengaspalan jalan menuju desa dari Pemerintah. Tetapi berkat Dana Desa yang diberikan Pemerintah Pusat, pengunaannya sebagian digunakan untuak  membangun akses  jalan menuju Desa  sepanjang 800 meter dengan rabat beton. 

Mengingat, akses jalan menuju Desa ini  yang begitu terjal untuk dilalui dibarengi dengan bebatuan yang berserakan serta lumpur bila terjadi hujan. Sehingga rawan akan terjadi kecelakaan  bagi warga hendak pergi maupun kembali ke Desa Kutakepar.

Sekdes Kutakepar Lajim Barus Kamis (16/02) kepada hariancentral.com menjelaskan, pembangunan fisik Dana Desa Silpa 2015 dan Dana Desa, ADD, DBH 2016 untuk Desa Kutakepar secara keseluruhan telah rampung dikerjakan. Adapun pengunaan Dana Desa di Kutakepar antara lain, Dana Desa Silpa 2015 digunakan untuk Perkerasan jalan ke Juma Pusong-pusong dengan biaya 50.571.000.

Kemudian Dana Desa 2016 digunakan untuk pembangunan Rabat Beton jalan menuju Desa sepanjang 800 meter, lebar 3 meter dan ketebalan 20 cm. Untuk biaya operasional perkantoran, untuk membeli barang inventaris Desa, rehab kantor Kepala Desa. Namun  Dana Bagi Hasil (DBH) dan ADD digunakan untuk membangun saluran limbah (drainase) di seputaran Desa Kutakepar, untuk membantu pelaksanaan pemilihan Kepala Desa terserap dana sekitar 6.600.000.

Lanjutnya, Dana Desa,  ADD, DBH 2016  untuk desa Kuta Kepar seluruhnya  583.619.000 dan ada Silpa untuk dana pembinaan Karang Taruna sekitar 8.850.000 akibat dari pada tidak dilaksanakannya rapat sosialisasi oleh Karang Taruna.

"Pengerjaan pembangunan fisik Dana Desa di Kutakepar tidak terlepas dari pada keterlibatan/peran serta angggota masyarakat bekerja demi terlaksanannya kegiatan ini dengan baik. Tim Pelaksana Kegiatan Dana Desa Sudirman Perangin-angin, Berti Perangin-angin, Piara Perangin-angin, Bendahara Rosdiana br Tarigan, Ketua BPD Waktu Tarigan dan anggota Advent Perangin-angin," ungkapnya. *PRO


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here