Pasien Mengeluh Obat di Apotek Matahari Kisaran Mahal - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Wednesday, 8 February 2017

Pasien Mengeluh Obat di Apotek Matahari Kisaran Mahal



TEKS FOTO: Apotek Matahari yang beralamat di Jln Dr Sutomo Kisaran. *hariancentral.com-ist


ASAHAN-hariancentral.com: Para pasien mengeluhkan mahalnya obat yang dijual dengan menggunakan resep dokter di apotek Matahari, di Jalan Dr Sutomo Kisaran.

Seperti salah seorang keluarga  pasien yang ketika itu kamis, (2/2) mengatakan dirinya  baru saja pulang berobat dari Rumah sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang ( RSU HAMS ) Kisaran  bersama dengan istrinya  membawa Resep dokter langsung membeli obat ke Apotek Matahari.

Alangkah terkejutnya pasutri tersebut mendengar  harga 4 macam jenis obat dijual seharga Rp 263 ribu.yang mana obat tersebut tidak mempunyai label ataupun merek dari jenis obat tersebut.

“lha kenapa mahal kali dek obatnya,” Tanya pasien tersebut, “ oh ya,.Yang dua macam ini memang mahal , kalau vitamin dan obat demam ini yang murah pak,” jawab pegawai apotek tersebut.

Kemudian suami pasien membolak-balik obat tersebut dengan mengatakan “lho obat ini kok nggak ada lebel  Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai dengan Peraturan Menkes,” tanyanya kembali,

 Pekerja itu menjawab, kalau harga obat kami di bon faktur. Akhirnya dengan rasa kecewa, dan bersedih suami pasien membatalkan dan menarik balik resep tersebut.

Dengan rasa penuh kecewa dan juga bersedih menceritakan kronologis kepada Awak media, Rabu, (8/2) suami pasien berharap agar tidak terjadi korban-korban berikutnya akibat  dari kenakalan Apotek yang ingin meraup keuntungan besar dengan cara membodohi kita-kita yang lemah ini.

"Dirinya  berharap pada pihak yang berwenang  seperti Dinas Kesehatan Kab Asahan, agar mengawasi dan menindak dengan tegas Apotek nakal, itu harus dikenakan sangsi bahkan jika perlu dilakukan pencabutan izin operasionalnya  supaya tidak beroperasi lagi," ungkap suami pasien .

"Terkait hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Asahan, dr Aris Yudhariansyah MM,  ketika di konfirmasi di ruang kerjanya tidak berada di tempat, salah seorang stafnya mengatakan, pak Kadis dan Sekretaris lagi pergi ke Bandar Pasir Mandoge,”ujarnya.

"Ketika  awak media bertanya kembali, siapa Kabid farmasi?, dengan tujuan ingin konfirmasi, stafnya mengatakan, yang membidangi farmasi sedang Umroh, coba aja bang ke lantai atas jumpai Kasinya,"  lanjut staf tersebut.

"Saat hariancentral.com menyambangi lantai 2, dan beremu dengan staff Kasi  farmasi dan menanyakan keberadaan Kasinya, stafnya menjawab, Kasi pergi ke Medan sedang ada pelatihan bang,"  pungkasnya. *RED.





No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here