Skip to main content

Jaringan Narkoba: 2 Oknum Sipir Lapas Ditangkap Polres Humbahas

TEKS FOTO: Martini dan Aidil, dua narapidana (keduanya mengenakkan baju kuning) dan dua oknum sipir, Gusta (memakai jacket merah) dan Tryas (memakai baju sipir) diapit petugas satnarkoba bersama pihak lapas. *hariancentral.com-indra siambaton

DOLOKSANGGUL-hariancentral.com: Polres Humbang Hasundutan melalui Satuan Serse Unit Narkoba berhasil membekuk jaringan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rutan Kelas IIb setempat, Senin (30/1) lalu. 

Petugas mengamankan, empat orang, salah satunya dua oknum sipir, Tryas Eika Ananta Ginting dan Gusta Limbong. 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, awal penangkapan bermula polisi mendapat informasi dari masyarakat. Dimana, disebutkan bahwa sering terjadi jaringan narkoba di dalam penjara. Polisi pun dibantu petugas Lapas,  melakukan pendalaman. 

Usai dilakukan penyelidikan, ternyata dua orang narapidana, yakni Aidil Putra Marpaung dan Martina Dewi Harahap kerap melakukan jaringan narkoba via dalam penjara. Tak ingin buruannya lari, sejumlah polisi berpakaian preman dibantu pihak Lapas langsung melakukan penyergapan dan awalnya menangkap dua orang oknum sipir dari luar lapas. Dari pelantar awalnya tertangkap dua sipir. 

"Mereka inilah yang membawa narkoba yang tersimpan didalam minuman botol kecil jenis Mizone, yang katanya tidak tahu dalam botol itu narkoba yang mau dikasih ke dua tahanan tersebut," kata Kapolres AKBP Nicolas Ali Lilipaly melalui Kasubag Humas Ipda R Sianipar, Rabu (1/2). 

"Sesampainya ditangan kedua sipir, seharusnya barang haram tersebut diterima oleh Martini Dewi Harahap berstatus narapidana, jadi barang haram ini dari tangan Martini hendak mau dikasihkan ke Aidil Putra Marpaung yang juga berstatus narapidana,"  ujarnya. 

Adapun dari kedua tangan oknum sipir ini, polisi mengamankan 2,99 gram sabu-sabu  dan 1,92 gram jenis pil ekstasi yang dikemas dalam botol minuman jenis Mizone. Hingga berita ini dikirimkan, keempat tersangka sudah ditahan di Mapolres Humbang Hasundutan guna pemeriksaan lebih lanjut. 

"Atas penemuan itu, Kapolres berharap pihak rutan tidak segan-segannya terus bekerjasama  dengan pihaknya untuk melakukan kegiatan sweeping. Semisal, razia bersama, demi mencegah peredaran narkoba didalam lingkungan lapas.  kerjasamanya diperlukan, bersifat rahasia," ucap Kapolres menambahkan via telepon. 

Terpisah, Kepala Rutan Kabupaten Humbang Hasundutan yang hendak dikonfirmasi sekaitan dua orang sipirnya, tidak berhasil. Sekedar diketahui, dua orang tersangka yang berstatus narapidana ini, Martini dan Aidil adalah terdakwa yang dalam kasus sama terkait narkoba. *RED
 
                                                                   

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…