Empat Pelaku Penganiayaan Di Sebuah Warung Jalan Tomang Elok Ditangkap Polisi - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 2 February 2017

Empat Pelaku Penganiayaan Di Sebuah Warung Jalan Tomang Elok Ditangkap Polisi

TEKS FOTO: Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, didampingi Panit Reskrim I Ipda Martua Manik Paparkan Pelaku Penganiayaan Di Tomang Elok

MEDAN-hariancentral.com: Empat pelaku penganiayaan secara bersama sama terhadap korban Ahmad Fikri (40) warga Jalan Sunggal Kel Simpang Tanjung Kec Medan Sunggal diringkus aparat petugas Kepolisian Polsek Sunggal, Rabu (1/2/2017).

Empat pelaku yang diamankan itu diantaranya Wihariyadi alias Gedon (49) warga Jalan Banteng lorong Sederhana, Muslim (29) warga Jalan Banteng lorong Sederhana, Hendra Wiguna Hutabarat (32) warga Jalan Binjai 14,5 Perumahan Padang Hijau, Ismail Harifan (24) warga Jalan Banteng lorong Sederhana.

Dalam paparannya, Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri, didampingi Panit Reskrim I Ipda Martua Manik, Kamis (2/2/2017) mengatakan, kejadian itu berawal disaat korban sedang duduk disebuah warung di kawasan tomang elok.

Tiba-tiba para pelaku yang diketahui oleh tesangka Wihariyadi alias Gedon dan rekannya sebanyak sekitar 11 orang mendatangi korban dengan membawa kayu dan bambu untuk menanyakan keberadaan salah seorang bernama Ilun.

Kemudian dijawab oleh korban “gak ada ketua!” Lalu tersangka Wihariyadi alias Gedon langsung menampar pipi korban dan dikuti oleh tersangka lainnya yang langsung mengeroyok korban.

“Kejadian terjadi pada siang harinya disaat para tersangka sedang bongkar muat barang. Lalu saudara Ilul datang melarang para tersangka untuk bongkar muat. Sehingga para tersangka melaporkan hal tersebut kepeda ketuanya yaitu tersangka Wihariyadi alias Gedon tesebut. 

Lalu tersangka Wihariyadi alias gedon dan kawan-kawan mencari keberadaan Ilul tapi tidak ketemu. Dan situlah para tersangka langsung menganiaya korban hingga mengalami luka pada bagian kepala, punggung, wajah dan kedua lengan,” ungkap Daniel.

Petugas yang mendapat laporan itu, kemudian langsung membentuk team khusus dan berhasil menangkap para pelaku bersama sejumlah barang bukti 1 bilah pisau belati, 4 bilah parang, 2 potong kayu bulat,  4 unit sepeda motor.

“Para tersangka kita kenakan Pasal 170 ayat ( 2 ) ke 1e KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Daniel. *MRH



No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here