PANCURBATU-hariancentral.com: Kepala Cabang Rumah Tahanan Negara (Kacab Rutan) Lubuk Pakam di Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang baru saja diganti pada Rabu (4/1/2017). Saat ini sebagai Kepala Cabang di Rutan tersebut dipegang oleh Ramanson Ginting SH.

Kehadiran Ramanson sebagai orang nomor satu di Cabrutan Pancurbatu tersebut, masyarakat sangat berharap lingkungan gedung yang dihuni para tahanan dan narapidana itu dapat disterilkan dari yang namanya narkoba, baik itu sabu-sabu maupun ganja.


Sebab akhir-akhir ini Cabrutan Pancurbatu sudah terkontaminasi dengan narkoba. Bukan tahanan atau narapidana selaku warga binaan di Cabrutan itu saja yang sudah tertangkap mengantongi narkoba. Petugas sipir penjarapun sudah ada yang diringkus polisi karena kedapatan membawa barang haram tersebut.

Seperti pegawai rutan berinisial FSB (28) warga Dusun II Desa Sibolangit Kecamatan Sibolangit Deliserdang ini. FSB diringkus petugas Reskrim Polsek Pancurbatu dari areal parkir Cabrutan tersebut Jalan Jamin Ginting Desa Tengah Kecamatan Pancurbatu,Selasa, 06 Desember 2016 lalu. Dari tangan pegawai sipir ini petugas menemukan dua paket sabu-sabu.

Begitu juga pada Selasa  29 November 2016 lalu. Ketika itu petugas mengamakan dua warga binaan berinisal NT (51) warga Dusun III Namo Puli, Desa Pertampilen, Kecamatan Pancurbatu dan SH alias Sl (40) warga Jalan Bersiap, Desa Tengah, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang. Dari keduanya petugas menemukan ganja kering siap edar yang dibungkus dengan plastik warna hijau seberat 374,1 gram.

Seorang warga yang sering duduk di depan Cabang Rutan Pancurbatu bermarga Tarigan, Senin sore (9/1/2017) mengatakan, di dalam Rutan tersebut enak kali beli barang haram seperti sabu-sabu dan ganja. “Diduga ada petugas yang terlibat dalam peredarannya," ujar Tarigan diamini rekannya bernama Ucok Sitepu.

Kata Tarigan lagi, untuk menutupi bobrok mereka, petugas Rutan sengaja menangkap salah seorang pengunjung wanita berinisial SN (36), warga Jalan Stasiun Gang Awang Dusun VIII Desa Suka Makmur Kecamatan Delitua Deliserdang. Pasalnya, dari SN kedapatan membawa sabu-sabu ke dalam Rutan Pancurbatu seberat 3,2 gram, Senin 11 April 2016 lalu. Karena pada Selasa, 8 Maret 2016, Polsek Pancurbatu sempat menggelar razia mendadak kedalam Rutan dan menemukan 11,1 gram sabu-sabu, 4 bong (alat hisap sabu), 2 timbangan elektrik, 26 mancis, 28 plastik klip transparan, 4 pipa kaca dan 4 kompeng tak bertuan.

Saat razia dari Polsek Pancurbatu itu, kata Tarigan, petugas sempat melakukan pemeriksaan terhadap HP milik petugas CabrutanPancurbatu. Dari salah satu HP polisi menemukan pesan sms yang berisi kata-kata, “sterilkan lokasi, ada razia,”. Berarti ada petugas yang terlibat dalam peredaran narkoba didalam rutan tersebut,” ujar Tarigan penuh tanya.

Sementara itu, menurut sumber hariancentral.com, awal Tahun 2016 lalu, salah seorang diduga petugas Cabrutan Pancurbatu berinisial SB juga sempat diringkus Petugas Polda Sumut dari salah satu hotel yang ada di Kota Medan terkait kepemilikan narkoba, Namun kasusnya hingga saat ini terkesan misterius tak diketahui kelanjutannya.

Melihat hal ini, masyarakat berharap Kacab Rutan Pancurbatu Ramanson Ginting yang baru seminggu menjabat, kiranya dapat membersihkan peredaran narkoba yang ada di dalam Cabrutan Pancurbatu. Sekaligus pula menindak dengan tegas anggotanya yang terlibat didalam peredaran barang mematikan tersebut. *STAR-UBR



Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours