Tarigan Tewas Kesetrum Listrik Saat Mengambil Buah Pinang - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Friday, 13 January 2017

Tarigan Tewas Kesetrum Listrik Saat Mengambil Buah Pinang



PANCURBATU-hariancentral.com: Maksud mau mengambil buah pinang. Namun galah dari pipa aluminium menyentuh kabel listrik. Akibatnya, seketika itu juga Deni Adinata Tarigan (29) warga Dusun IV, Desa Hulu, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, kejang-kejang dan tewas kesetrum listrik.

Tubuh korban gosong dan upaya penyelamatannya yang sempat dilakukan warga setempat tidak berhasil. Petugas Polsek Pancurbatu yang turun ke lokasi kejadian setelah menerima laporan tentang kejadian, tak berhasil memboyong jasad korban ke rumah sakit. Sebab keluarga korban tidak mengizinkannya dibawa karena kematian korban murni akibat kelalaiannya hingga tersengat listrik, lalu membuat pernyataan tidak keberatan.

Keterangan diperoleh hariancentral.com menyebutkan, Kamis pagi (12/1/2017) sekira pukul 08.15 WIB, korban berangkat dari rumahnya menuju perladangan di Dusun III Desa Pertampilen, Kecamatan Pancubatu, dengan maksud mengambil buah pinang. Saat berangkat, korban membawa sebuah egret berbentuk sabit dengan galah sepanjang 13 meter terbuat dari pipa aluminium.

Setibanya di perladangan, Deni menjolokkan pisau egretnya yang sudah terpasang pada salah satu ujung galah hendak mengambil buah pinang. Tapi naas bagi korban, disaat galah yang dijolokkannya ke pohon pinang, galah dari pipa aluminium itu menyentuh kabel listrik milik PT PLN. Korban yang memegang galah terhempas ke tanah akibat sengatan arus listrik tersebut. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan. Namun sayang, nyawa korban tak tertolong dan tewas di lokasi kejadian.

Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Pancurbatu yang mengetahui kejadian itu, langsung meluncur menuju lokasi kejadian. Dari sana polisi mengamankan sebuah pipa aluminium sepanjang 13 meter berikut egretnya untuk dijadikan barang bukti.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Frido Gultom melalui Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban tidak divisum dan membuat surat penyataan tidak keberatan, karena mereka mengiklaskannya,” ujar Sehat. *STAR-UBR

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here