MEDAN-hariancentral.com: Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Sabtu, 28 Januari 2017 ini memiliki banyak makna bagi Brilian Moktar (foto), seorang wakil rakyat dari DPRD Sumut Fraksi PDI Perjuangan.

Bagi dirinya, Tahun Baru Imlek ini adalah hari untuk bermaaf-maafan dengan keluarga dan sanak famili.

Hal itu diutarakan Brilian Moktar saat diwawancarai wartawan di Gedung DPRD Sumut, Senin (23/1).


"Tahun Baru Imlek ke 2568 tahun 2017 ini adalah hari yang baik untuk bermaaf-maafan dan saling memberikan maaf," ujarnya menerangkan.

Bahkan, Brilian Moktar mengutarakan bahwa di Tahun Baru Imlek diwajibkan untuk membagi-bagikan angpao berwarna merah. Tapi, yang boleh memberikan angpao itu iyalah seseorang yang sudah menikah.

"Angpao diberikan oleh orang yang mampu dan diberikan kepada orang yang tidak mampu. Tetapi untuk memberikan Angpao itu juga ada syaratnya apabila dia sudah berkeluarga, tapi jika belum berkeluarga tidak diwajibkan untuk memberikan angpao kepada orang lain," ujarnya menerangkan.

Biasanya selaku orang tua yang masih hidup, dia selalu memberikan angpao kepada anak-anaknya. Walaupun anak-anaknya sudah berkeluarga.


"Itu artinya untuk mendoakan atau memberikan rezeki kepada anak-anaknya supaya ada sehat, rezeki dan sukses," ujar Brilian Moktar.


Sedangkan bagi Brilian Moktar sendiri, dirinya selalu melakukan hal itu di Tahun Baru Imlek. Saya juga melakukan hal yang sama, karena itu adalah adat dan agama. 

Sebelum Imlek saya memberikan angpao kepada orangtua dan dihari Imlek orangtua akan memberikan angpao ke saya dan saya kasihkan kepada anak saya. 

Sedangkan dihari Imlek tahun 2017 ini, saya dan keluarga akan merayakan ataupun membuat kegiatan berkumpul bersama di Bali," ungkapnya.

Saat ditanya wartawan apakah hubungannya Tahun Baru Imlek dengan adanya barongsai? Apakah barongsai itu sebagai adat?

Mendengar itu, Brilian Moktar mengatakan, bahwa barongsai itu dalam bahasa dogengnya itu bisa mengusir roh-roh halus dan barongsai selalu diadakan di pesta-pesta besar di adat Tionghoa agar tujuan acaranya bisa bagus dan berjalan sukses.

"Selain itu barongsai juga merupakan suatu kegiatan ketangkasan, bahkan kemarin barongsai kita di Binjai mendapatkan juara," ujarnya menjelaskan. *TON

Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours