MEDAN-hariancentral.com: Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung (foto) mengatakan, ada sejumlah catatan hasil koreksi Pemprovsu terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2017 diantaranya adalah soal retribusi dan rasionalitas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Catatannya yang paling penting adalah soal retribusi supaya ditingkatkan, kemudian rasionalitas pendapatan dari empat BUMD di Pemko Medan," jelas Henry Jhon kepada wartawan usai rapat pembahasan koreksi APBD TA 2017 di ruang rapat Badan Anggaran DPRD Medan, Selasa (24/01).

Dikatakan Henry Jhon, permasalahan rasionalisasi pendapatan BUMD Pemko Medan memang menjadi catatan penting, mengingat selama ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari BUMD ini sangat tidak rasional. 

"Bayangkan saja, RPH hanya mampu memberikan PAD Rp50 juta, rasional tidak. PD Pembangunan juga Rp50 juta. Kemudian PD Pasar nyumbang PAD Rp1,5 miliar, rasional tidak. Bagi kita kan tidak," jelas politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Medan.

Dijelaskannya, untuk rasionalisasi pada 2017 ini akan dilakukan di P-APDB 2017. Namun ada permasalahan di PD.Pembangunan dan PD. RPH terkait permasalahan aset agar segera dinilai ulang.

"Tadi disepakati disesuaikan di P APBD dan realisasinya diusahakan lebih besar dari targetnya. Dan untuk mencapai target itu ada masalah diantaranya di PD.RPH dan PD.Pembangunan mereka meminta segera dilakukan re-evaluasi aset. Karena beban pengeluaran sangat besar di biaya penyusutan artinya mereka menginginkan beban biaya penyusutan lebih ringan," jelasnya.

Sementara itu saat ditanya soal keinginan sejumlah pihak agar BUMD dijadikan Perseroan Terbatas (PT), Henry Jhon mengatakan memperbaiki BUMD tidak semudah itu, karena permasalahan sesungguhnya mungkin tidak disitu.

"Persoalannya kan belum tentu itu (PD dan PT). Kita harus urai dulu, bisa saja itu karena masalah manajemennya buruk. Banyak hal di situ tidak bisa segampang itu," jelas Henry Jhon seraya mengatakan yang menginginkan perubahan PD ke PT hanya langkah orang-orang yang mau cari gampang saja.

Dikatakannya, persoalan menangani perusahaan yang tengah bermasalah harusnya diurai dengan baik dan mencari permasalahan sebenarnya. 

"Banyak hal yang harus dicari, soal pembiayaannya, karyawannya dan permasalahan lainnuya," jelasnya.*RED

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: