Pemkab Karo Sosialisasikan Penjaringan Perangkat Desa

Share it:

TEKS FOTO: Eva Angela SS MM didampingi SukurSH  ketika memberikan penjelasan. *hariancentral.com-proklamasi ginting. 

TANAH KARO-hariancentral.com: Pemerintah Kabupaten Karo  Sosialisasikan Penjaringan, Pengangkatan dan Pemberhentian  Perangkat Desa  dihadapan para Kedes dan Sekdes se Kecamatan Tiganderket  Senin (23/1) di Aula  Kantor Camat Tiganderket. 

Sosialisasi ini  mengacu kepada Perda Karo Nomor 06 Tahun 2016 tentang Pendirian, Pengurusan,Pengelolaan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa dan Perda Nomor 28 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa serta Perda Nomor 07 Tahun 2016 tentang  Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Dari Pemkab Karo hadir Kapala Bagian Kemasyarakatan dan Bina Pemerintah Desa dan Kelurahan Eva Angela br Sembiring SS MM didampingi Bunga  br Surbakti, Pelaksana Camat Tiganderket Sukur SH, para Kaur, Kasi Camat Tiganderket, para Kades dan Sekdes dari 17 desa Kecamatan Tiganderket.

Eva Angela menjelaskan, Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dibantu Perangkat desa. Perangkat Desa terdiri  atas, Sekretaris Desa, Pelaksana Kewilayahan, dan Pelaksana Teknis. Perangkat Desa diangkat oleh Kepala Desa dari warga desa yang telah memenuhi persyaratan umum dan khusus.

Persyaratan Umum antara lain, Warga Negara Indonesia, berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Umum atau yang sederajat, berusia 20 (dua puluh) tahun sampai dengan 42 (empat puluh dua) tahun,  memenuhi persyaratan  administrasi. 

Kemudian Persyaratan Khusus yakni  yang bersifat khusus dengan memperhatikan hak asal-usul dan nilai sosial budaya masyarakat setempat dan syarat lainnya. Persyaratan  yang bersifat khusus dengan meperhatikan hak asal usul, nilai sosial budaya masayarakat setempat adalah memahami adat istiadat dan buadaya Karo serta syarat lain adalah dapat menggunakan computer.

Menurut Eva, mekanisme  pengangkatan Perangkat Desa , Kepala Desa membentuk Tim Pemilihan Perangkat Desa.  Tim Pemilihan Perangkat Desa ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. Tim terdiri dari Unsur Perangkat Desa,  Lembaga Kemasyarakatan Desa,  dan Tokoh Masyarakat dengan Susunan Keanggotaan yaitu  Ketua Merangkap Anggota,  Sekretaris Merangkap Angggota dan 1 (satu) anggota atau 3 (tiga) anggota.

Pelaksanaan penjaringan dan penyaringan calon  Perangkat Desa dilaksanakan  paling lama 2 (dua)  bulan setelah  jabatan Perangkat Desa kosong atau  diberhentikan. Proses penjaringan dan penyaringan berupa pelaksanaan  Ujian Seleksi tertulis dan Wawancara.

Lanjutnya, Susunan Organisasi Perangkat Desa yaitu, Sekretariat Desa Swasembada dipimpin oleh Sekretaris Desa dibantu oleh Unsur  Staf Sekretariat dan Seksi. Unsur  Staf Sekretariat wajib memiliki 3 (tiga) urusan yang terdiri dari  Urusan Tata Usaha dan Umum,  Urusan Keuangan,  Urusan Perencanaan. Kemudian wajib memiliki  3 (tiga) Seksi yaitu  Seksi Pemerintahan, Seksi Kesejahteraan dan Seksi Pelayanan.

Namun Sekretariat Desa Swakarya dipimpin oleh Sekretaris Desa dan dibantu oleh unsur staf Sekretariat dan Seksi. Unsur Staf Sekretariat dapat memiliki 3 (tiga ) urusan yang terdiri dari Urusan Tata Usaha dan Umum, Urusan Keuangan, Urusan Perencanaan. Seksi memiliki 3 (tiga ) yaitu  Seksi Pemerintahan, Seksi Kesejahteraan dan Seksi Pelayanan.

Pada penghunjung acara   Pelaksana Camat Tiganderket  Sukur SH  berharap, agar para Kepala Desa serta Sekdes melaksanakan penjaringan ini dengan selektif dan adil sesuai dengan mekanisme yang ada.  

"Bekerja dengan baik dalam melakukan penjaringan dan penyaringan Calon Perangkat Desa demi memajukan desa kita masing-masing kearah lebih baik lagi," terangnya. *PRO



Share it:

daerah

Kolom SKPD

NEWS

Post A Comment:

0 comments:

Konsul Muda Jepang Sambangi Sergai, Harap Kerjasama Terus Berkesinambungan

TEKS FOTO: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya, Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman dan Kepala OPD tengah mangulo...