Pembawa Acara Diskotik Entrance Lapor Polisi - hariancentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, 31 January 2017

Pembawa Acara Diskotik Entrance Lapor Polisi

MEDAN-hariancentral.com: Seorang oknum Polri yang bertugas di Polsek Sunggal, Bripka Y tega menganiaya seorang pembawa acara (MC) Diskotik Entrance, Aknes P Silitonga (28) warga Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas / Jalan Cut Nyak Dien Nomor 16 Medan.

Kasus inipun telah dilaporkannya ke Mapolrestabes Medan. Aksi penganiayaan itu terjadi, di seputaran Diskotik Entrance. Sabtu (22/1) lalu sekitar pukul  04.20 WIB.

Saat itu Aknes lagi memandu rekannya bernama, Azmi yang tinggal di Taman Setia Budi Indah II Jalan Setia Budi, Sunggal yang sedang tak sadarkan diri.


Lalu tiba-tiba Bripka Y datang menghampiri Aknes dan Azmi sambil membawa minuman. Bripka Y lalu memaksa meminumkan minuman alkohol ke Azmi yang saat itu duduk di kursi roda.

Dipaksa minum

Lalu Aknes menanyakan mengapa Bripka Yance memperlakukan temannya seperti itu. Selanjutnya, Aknes pun memberitahu bahwa ia seorang MC di Entrance sekaligus penyiar radio Kiss FM Medan.

Setelah mendapat perlakuan kasar dari Bripka Y, Aknes memberitahukan kejadian itu ke bagian operasional Diskotik Entrance.

Bahkan staf operasional yang saat itu bertemu dengan oknum polisi itu juga memberitahu bahwa Aknes adalah orang Entrance.

Alhasil perkara itu sampai ke telinga maneger Entrance. Aknes, Azmi, Bripka Y dan staf bagian operasional bertemu dengan maneger untuk melakukan mediasi.

Setelah beberapa saat melakukan mediasi, Bripka Y pergi meninggalkan pertemuan itu.

Merasa belum puas, Aknes dan Azmi yang berada di basement II hendak pulang kembali didatangi Bripka Y.

Disitulah baju Aknes ditarik lalu memukul kepala bagian belakangnya. Bahkan Aknes sampai menyembah agar tak terjadi penganiayaan lagi. Bripka Y kembali menendang Aknes hingga tersungkur ke lantai basement.

“Aku enggak tahu apa permasalahannya. Tiba-tiba dia (Bripka Y) datang mukul. Pertama teman saya (Azmi) yang dipaksa minum.” ungkapnya
  
Kita Kroscek

Kemudian Saat itu memang teman saya dalam keadaan tak sadarkan diri. Lalu kami bertemulah di ruang maneger untuk mediasi,” ujar Aknes saat membuat laporan ke Polrestabes Medan, Senin (30/1) sore.

Dikatakan Aknes lagi, pada Minggu (23/1) sebenarnya ia sudah membuat laporan pengaduan ke Propam Polrestabes Medan. Namun saat itu, salah seorang personel Propam mengatakan penyidiknya belum hadir.

“Sebenarnya hari Minggunya saya sudah buat laporan. Tapi kata salah seorang personel Propam, penyidiknya belum masuk. Makanya Senin (30/1) inilah buat laporan. Dan laporan kami diterima. Kami buat laporan ke Propam dan laporan pidananya,”ujarnya.

 Ya kami harap oknum polisi itu ditindak tegaslah sesuai hukum berlaku meskipun dia pengawasan di Entrance itu,” beber Aknes sambil memperlihatkan bukti lapor nomor laporan STTLP/167/K/I/2017/SPKT Resta Medan.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Propam Polrestabes Medan Kompol Iskandar W mengatakan segera melakukan pemeriksaan terhadap laporan pelapor.

 “Laporannya segera kita kroscek soal pelapor yang dianiaya oleh oknum polisi itu. Kita segera cek,” tutur Iskandar singkat. *RED


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here