KUTALIMBARU-hariancentral.com: Sempat terdiam para penonton Empu Sembiring Bere Karona yang melakukan aksinya yang ektreem. Penonton bersorak ria setelah aksi Empu di atsa panggung berhasil dan tanpa hambatan apapun.

Empu Sembiring bere Karona, sosok pria kelahiran Desa Gurukinayan Tanah Karo. Ia mampu membius ratusan pengunjung pada acara Gendang Guro-guro Aron yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Merga Silima (PMS) Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, di Pimpinan Ranting (PR) PMS Desa Sampai Cita, Kutalimbaru, baru-baru ini.

Empu yang Limbatnya orang Karo dalam atraksinya betul-betul mampu membuat suasana tegang dan mendebarkan penonton ketika ia menyembelih leher Ketua PAC PMS Kecamatan Kutalimbaru Hendra Sucipto Brahmana.

Ada penonton yang sampai memekikkan suara menyaksikan bagaimana seorang Limbat Karo dengan beraninya menggesekkan sebilah pisau panjang ke leher Hendra Sucipto seakan apa yang diperbuatnya itu benar-benar terjadi. Namun setelah Empu memperlihatkan bahwa Hendra tidak mengalami cedera, penonton pun menarik napas panjang dan memberi apresiasi sekaligus merasa salut terhadap Limbatnya Karo ini.



Gendang Guro-guro Aron yang digelar semalam suntuk ini untuk menghibur masyarakat dalam suasana pergantian tahun ke 2017. Tak kepalang, masyarakat yang sudah lama haus akan hiburan ini berjejal memadati tempat digelarnya Pesta Gendang Guro-guro Aron di Desa Sampai Cita tersebut. Meski pengunjung melimpah menyaksikan pertunjukan mendebarkan itu, tapi suasana malam Minggu itu berjalan aman tanpa ada hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada malam itu turut diisi penyanyi yang memiliki suara serak-serak basah yang menusuk jantung, Feber Mahdalena br Ginting berikut beberapa penyanyi lainnya. Puluhan gadis cantik yang sengaja dipasang sebagai penari menemani kaum pria menari diatas pentas betul-betul memahami kemauan menari lawan pasangannya.

Menurut salah seorang panitia penyelenggara Pesta Gendang Guro-guro Aron kepada harian central.com menjelaskan, Empu Sembiring bere Karona sudah sering tayang di salah satu TV swasta. Empu juga pernah dikurung di ruang kaca bergelut dengan ular berbisa tapi mampu dijinakkannya.

Ketua PAC PMS Kecamatan Kutalimbaru Hendra Sucipto Brahmana pada kesempatan itu menjelaskan, digelarnya hiburan tersebut bertujuan untuk menghibur masyarakat menyambut tahun 2017. 

Hiburan untuk memeriahkan suasana sekaligus menjalin hubungan silaturahmi antar PMS dengan masyarakat. PMS mengadakan hiburan untuk menghilangkan rasa pengap, rasa letih, rasa loyo  serta membangkitkan semangat kebersamaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan mengajak masyarakat melalui kebersamaan, persatuan dan kesatuan membangun desa dan membangun Kecamatan Kutalimbaru. *UBR-STAR




Share To:

Harian Central

Post A Comment:

0 comments so far,add yours